Dua Pasien Covid-19 di RSUD Mimika Harus Dibantu Ventilator
Papua60detik- Penambahan kasus konfirmasi covid-19 di Kabupaten Mimika mengalami lonjakan signifikan selama separuh awal September ini.
Dari 1 hingga 15 September saja, dilaporkan tambahan 251 kasus konfirmasi baru. Jumlah itu berkali-kali lipat dibandingkan tambahan temuan kasus periode Maret hingga April.
Baca Juga: RSUD Mimika Tambah Ruang Rawat Inap
Lonjakan temuan kasus ini pun tampak jomplang dengan pasien sembuh. Di periode sama, sebanyak 132 pasien dinyatakan sembuh. Sementara 4 pasien terkait covid-19 meninggal dunia di separuh awal September, yaitu seorang pasien konfirmasi, tiga lainnya kasus probable atau yang dulu diistilahkan PDP.
"Di RSUD sekarang ada dua pasien yang pakai ventilator (alat bantu pernafasan) dan kita berdoa saja, mudah-mudahan tidak ada masalah," kata Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, Rabu (16/09/2020).
Lonjakan kasus konfirmasi ini jelas berdampak fasilitas pelayanan kesehatan. Wabup menyebut, ruang isolasi tekanan negatif di Gedung Elang dan ruang isolasi tambahan RSUD Mimika kini penuh pasien covid-19.
Dalam selembar surat kepada Dinas Kesehatan Mimika yang beredar di media sosial, RSUD Mimika telah menyampaikan kebijakan pembatasan pelayanan pasien non covid-19.
Di dalam surat itu, bila pasien telah melewati 50 persen kapasitas perawatan, RSUD Mimika akan merujuk ke rumah sakit lain.
"Pengurangan ruang bagi pasien non covid saya kira itu hal biasa karena kita memang harus menjaga orang yang tidak covid jadinya covid. Kita jaga sekali. Itu pembatasan yang sifatnya untuk menjaga kesehatan," jelas Wabup.
Menurutnya, perkembangan covid di Kabupaten Mimika dalam dua pekan terakhir memang memprihatinkan.
Reproduksi efektif kasus di keseluruhan wilayah Mimika saat ini ada di angka 1,8. Tapi khsusus di Kota Timika, angkanya di 2,6. Artinya satu orang bisa menularkan ke hampir tiga orang.
"Sebelum jatuh korban lebih banyak, kita masih ada kesempatan. Kepada seluruh masyarakat, kita harus mulai memperbaiki diri. Hanya tiga saja, 3M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Itu saja, kenapa kita susah sekali dalam posisi ini," pesan Wabup John. (Burhan)