Dua Penumpang KM Farida Indah Ditemukan Selamat, Enam Masih dalam Pencarian
Proses evakuasi dua penumpang KM Farida Indah, Selasa (27/6/2023). Foto: Humas SAR Timika
Proses evakuasi dua penumpang KM Farida Indah, Selasa (27/6/2023). Foto: Humas SAR Timika

Papua60detik - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban tenggelamnya KM Farida Indah, Selasa (27/6/2023). 

Saat melakukan pencarian Tim SAR menerjunkan Kapal RB 217 dan menemukan dua korban tersebut dalam keadaan selamat di Perairan Pronggo. Kedua korban bernama Bakhris dan Ahmad. 

Kedua korban berhasil ditemukan setelah lima hari tim SAR melakukan penyisiran dan mendapatkan informasi dari petugas jaga Pos TNI-AL bahwa ada kapal nelayan KM Nagoya 02 membawa dua korban. 

Setelah mendapat informasi tersebut pada Senin (26/6/2023) Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika memberangkatkan tim SAR Gabungan menuju koordinat KM Nagoya 02 yang berjarak kurang lebih 80 Nml dari muara Pomako. 

Setelah menempuh kurang lebih 10 jam perjalanan, tim tiba di lokasi KM Nagoya 02 dan langsung mengevakuasi 2 korban kecelakaan KM Farida Indah tersebut. 

Tim SAR Gabungan tiba di dermaga Basarnas Timika pada Selasa pagi pukul 09:30 WIT. Selanjutnya dua korban itu diserahkan ke pihak medis dari Public Safety Center 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk dibawa ke RSUD Mimika. 

Sementara untuk 6 korban lainya, tim SAR Gabungan masih melakukan evaluasi dan koordinasi untuk melakukan pencarian.

Salah satu korban menceritakan, pada Selasa (20/6/2023) kapal merela dihantam ombak pada posisi 30 mil dari muara Timika ke Agats. Air laut masuk ke dalam kapal sampai ke mesin. 

Kapten KM Farida Indah berteriak ke ABK untuk membuat rakit dan menyelamatkan diri

"Kita bikin rakit dari bahan bangunan dari muatan kapal yang bisa terapung," katanya.

Kapal semakin oleng, mereka menurunkan rakit. Pada jarak 50 meter, KM Farida Indah.

"Tenggelam batu," ungkapnya.

Delapan penumpang KM Faridah Indah berada di atas rakit. Mereka kemudian berpisah. Enam orang di atas rakit, Bakhris dan Ahmad nekat mencari pertolongan dengan mengikatkan diri pada jaring kapal nelayan.

Saat KM Nagoya 02 menarik jaringnya, dari situ Bakhris dan Ahmad berhasil ditemukan dan diselamatkan. KM Nagoya 02 sempat melakukan pencarian terhadap 6 orang yang berada di atas rakit tapi tak ditemukan. (Eka)