Harga Minyak Goreng Subsidi Minyakita Makin Mahal
Papua60detik - Akhir-akhir ini, masyarakat mengeluhkan harga minyakita yang terus mengalami kenaikan.
Padahal, minyakita merupakan salah satu minyak goreng subsidi dari pemerintah yang dijual dengan harga lebih murah dibanding minyak goreng merk lainnya.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Sejak diluncurkan pada tahun 2022, minyakita sudah mengalami beberapa kali kenaikan harga. Pertama kali ketika produk ini dipasarkan harganya Rp14 ribu per liter naik menjadi Rp15 ribu, Rp17 ribu hingga sekarang sudah mencapai Rp20 ribu per liter.
Pantauan di Pasar Sentral Timika dan beberapa kios di Timika, minyakita ini masih menjadi minyak kemasan yang diminati warga. Namun mereka mengaku akan beralih ke merek lain apabila harganya terus naik menyamai minyak nonsubsidi.
Salah satu pedagang di Pasar Sentral, Mahas mengaku menjual minyakita sesuai harga dari distributor.
"Kalau kita mau jual dengan harga murah tidak mungkin juga. Harga yang kita buat sudah menyesuaikan harga yang kita beli dari distributor, kita juga tidak tahu kenapa harganya bisa naik," ujarnya saat diwawancarai, Jumat (28/2/2025).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Petrus Pali Ambaa menyebut harga minyak goreng minyakita masih tetap terjangkau. Ia sependapat, harga minyak goreng yang beredar di pasaran saat ini adalah hasil dari pembelian pedagang dari distributor.
"Kenaikan harga eceran tertinggi minyak goreng minyakita terjadi karena para pedagang langsung mengambil sendiri dari distributor. Jadi harga minyak goreng yang beredar di pasaran saat ini ditentukan oleh distributor. Lalu pedagang menyesuaikan dengan tempat pembelian," ujar Petrus saat diwawancarai, Jumat (28/02/2025).
Petrus menjelaskan, untuk menstabilkan harga, pemerintah daerah akan melakukan operasi pangan murah. Ia berharap dengan cara ini, harga komoditas termasuk minyak goreng dapat tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat. (Martha)