Ini Makna Isra Mikraj Menurut Ketua MUI Mimika
Papua60detik - Kamis (8/2/2024), umat muslim peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mimika, Muh Amin Ar menjelaskan, Isra Mikraj adalah perjalanan spiritual yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada malam 27 Rajab.
Peristiwa itu katanya, merupakan momen penting dalam sejarah Islam dan menjadi titik balik dalam dakwah Nabi Muhammad SAW.
Isra Mikraj terdiri dari dua bagian yakni Isra merupakan peristiwa Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Perjalanan ini terjadi pada malam hari.
Sementara Mikraj jelasnya, adalah peristiwa setelah dari Isra, ketika Nabi Muhammad dinaikkan ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha. Di tempat ini Nabi Muhammad berdialog dengan Allah SWT dan menerima perintah salat lima kali sehari.
"Al-Qur’an juga menyebutkan peristiwa ini dalam surah Al-Isra ayat 1," ujarnya, Kamis (8/2/2024).
Isra dan Mikraj menurutnya tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum Isra Mikraj adalah sebuah perjalanan horizontal dan vertikal. Artinya, umat Muslim harus bisa menjaga baik hubungan dengan Allah SWT juga antar sesama manusia dan umat beragama lainnya. (Eka)