Ini Penyebab Pembangunan Pusat Kantor Pemprov Papua Selatan Lambat
Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Papua, Corneles Sagrim (Rompi Kuning), mendampingi Komisi II DPR RI saat peninjauan lahan pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan. Foto: Jamal/ Papua60detik
Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Papua, Corneles Sagrim (Rompi Kuning), mendampingi Komisi II DPR RI saat peninjauan lahan pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan. Foto: Jamal/ Papua60detik

Papua60detik - Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Papua, Corneles Sagrim, menyebutkan bahwa dalam pembangunan pusat Pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) kampung Salor, mengalami kendala. 

Kendala yang dialami selama dalam proses pembangunan yakni ketersediaan material yang dibutuhkan sangat minim. Butuh waktu menunggu kedatangan material dari luar daerah menggunakan jalur laut.

Ia menjelaskan, ada tiga gedung kantor yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya, yakni kantor gubernur Papua Selatan, DPRP dan MRP Papua Selatan. 

Untuk pembangunan kantor DPR Provinsi Papua Selatan berkonstruksi tiga lantai diatas lahan 4 Hektar dan kini baru mencapai 18 Persen.

"Untuk pembangunan kantor gubernur sementara pemasangan tiang pancang, setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan," ucap Corneles dalam kegiatan kunjungan Komisi II DPR RI di KTM Salor, Jumat (16/5/2025).

Kantor gubernur sendiri berdiri diatas lahan 11 ribu lebih meter persegi, yang didalamnya lengkap dengan segala fasilitas, mulai dari lapangan upacara, lahan pakiran motor, parkiran mobil, dan parkiran sepeda.

Selain itu, kata Corneles, ada juga pembangunan gedung green house dan tempat olahraga di sekitar kawasan lokasi kantor gubernur. (Jamal)