IPMADO Desak Kapolda Ungkap Pelaku Penembakan Warga Sipil Dogiyai
Papua60detik - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa-Mahasiswi Dogiyai atau (IPMADO) kota studi Nabire mendesak kepada Kapolda Papua Tengah ungkap pelaku pembunuhan dan usut tuntas penembakan terhadap 5 warga sipil di Dogiyai.
IPMADO mencatat, warga sipil korban penembakan pada 31 Maret hingga 1 April 2026 yakni Yulita Pigai, Siprianus Tibakoto, Martinus Yobe, Angkian Edowai dan Ferdinand Auwe.
Baca Juga: Massa Bakar Pos Brimob di Kwamki Narama
"Kehilangan lima nyawa warga sipil di kabupaten Dogiyai adalah murni pelanggaran HAM l," ujar Tipex Perwakilan IPMADO Nabire dalam keterangannya Minggu sore. (12/42026).
IPMADO meminta peristiwa tersebut dibuka seterang-terangnya. Rakyat Dogiyai, lanjutnya, butuh keadilan.
Mahasiswa Dogiyai di Nabire mendesak Polda Papua Tengah, DPRK Dogiyai, DPRP Papua Tengah, dan Gubernur Papua Tengah segera investigasi dan ungkap pelaku dan dalang dari balik peristiwa itu.
"Jika tidak kami pelajar mahasiswa Dogiyai se-Indonesia akan memobilisasi massa dan akan mendatangi Kapolres Dogiyai," ancamnya. (Elia Douw)