Soal Stok LPG, Kadisperindag Mimika: Tak Perlu Panik
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Sabelina Fitriani Sidak ke agen penyalur LPG, foto: istimewa
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Sabelina Fitriani Sidak ke agen penyalur LPG, foto: istimewa

Papua60detik - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, Sabelina Fitriani meminta warga tidak panik dengan ketersedian Liquefied Petroleum Gas (LPG). Ia berharap warga lebih bijak dan hemat dalam pemakaiannya. 

Beberapa hari ini memang antrian panjang terjadi di salah satu distributor di wilayah Nawaripi, yaitu di PT Mitra Indimatan. Warga khawatir dengan pembatasan pembelian, satu tabung per rumah tangga. 

Sabelina mengaku terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan LPG guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bagi masyarakat. 

Bahkan, beberapa waktu lalu Disperindag telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga agen penyalur LPG.  Dari hasil pemantauan tersebut, hanya satu agen yang diketahui masih aktif melakukan penjualan, yakni PT Mitra Indimatan yang berlokasi di Nawaripi.

Sementara dua agen lainnya belum melakukan penjualan karena stok masihdalam proses pengiriman dan dalam waktu dekat akan tiba. 

"Dua agen kita lagi kosong, yang tersisa satu agen itu pun sudah menipis. Tetapi di tanggal 8 dan 13 April sebanyak 3.000 tabung. Dan kami tetap lakukan pengawasan terkait itu," ucapnya melalui pesan WA (07/04/2026).

Ia pun menjelaskan, keterlambatan pasokan  disebabkan terbatasnya kontainer pengangkut, terutama beberapa waktu lalu saat menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya meningkatkan aktivitas distribusi barang secara umum. 

Namun, ia memastikan bahwa harga LPG untuk seluruh ukuran masih dalam kondisi stabil. Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

"Akan ada pengawasan terus dari Disperindag. Masyarakat kami minta untuk tidak panik tapi bijak dan hemat dalam pemakaian LPG," pungkasnya. (Martha)