Isu Kenaikan BBM 1 April, Begini Kata Pertamina
Papua60detik - Beredar isu harga BBM non subsidi seperti Pertamax naik pada 1 April 2026. Sejumlah media nasional bahkan memprediksi kenaikan mencapai 10 persen.
Kenaikan harga BBM ini disebut imbas lonjakan harga minyak dunia yang juga naik karena semakin memanasnya perang AS dan Israel melawan Iran.
Pemberitaan ini pun menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat termasuk di Papua Tengah, khususnya di Timika, mengingat BBM kini menjadi kebutuhan utama dalam menjalankan aktivitas di luar rumah.
Menanggapi hal tersebut, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala menegaskan bahwa informasi proyeksi kenaikan BBM yang beredar di media sosial saat ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Ia memastikan hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026.
"Kami sampaikan informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar di sosial media ini tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," ujarnya melalui pesan WA, Selasa (31/03/2026).
Ia menghimbau masyarakat mengikuti informasi valid mengenai harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi www.pertamina.com atau www.pertaminapatraniaga.com.
"Mari bersama-sama menggunakan energi secara bijak. Kita tunggu besok untuk penyesuaian harganya," tutupnya. (Martha)