Jaga Netralitas PMI Mimika, John Rettob Mengundurkan Diri dari Jabatan Ketua
Bakal Calon Bupati Mimika, Johannes Rettob. Foto; Martha/ Papua60detik
Bakal Calon Bupati Mimika, Johannes Rettob. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik–  Johannes Rettob mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Ketua PMI Kabupaten Mimika tepat di peringatan HUT PMI ke-79, Selasa (17/9/2024).

Maju berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mimika 2024 jadi alasan pengunduran dirinya.

Padahal di dalam aturan PMI, maju sebagai kandidat kepala daerah tak mengharuskan pengunduran diri. John Rettob melakukannya demi menjaga netralitas PMI.

"Memang tidak diharuskan. Tapi saya tidak mau, jangan sampai saat saya melaksanakan kegiatan palang merah, kegiatan-kegiatan sosial, dengan niat yang betul-betul, tapi kemudian dipolitisasi sebagai kegiatan pencitraan, kampanye atau yang lain-lain,” terang John Rettob.

Kepada seluruh masyarakat Mimika, ia menyampaikan permohonan maaf apabila di dalam kegiatan PMI selama ia menjabat sebagia ketua ada hal kurang berkenan. 

“Kita sudah bekerja sama dengan baik, saya mohon maaf, tapi saya juga berterima kasih banyak kepada semua Pengurus Palang Merah Kabupate Mimika, mereka ini sudah luar biasa,” tambahnya. 

Sambil menunggu SK Plt Ketua dari PMI Provinsi, John Rettob menunjuk Sekretaris PMI Mimika, Jaconis Manusiwa menjalankan kegiatan dan rutinitas organisasi.

“Dirgahayu untuk palang merah Indonesia Kabupaten Mimika. Atas nama pribadi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah membersamai kami selama ini,” ucapnya. 

John Rettob resmi menjabat Ketua PMI Mimika sejak awal Agustus 2022. Selama masa kepemimpinannya, PMI Mimika terbukti aktif terlibat dalam setiap aksi kemanusiaan.

Di dalam periode kepemimpinannya, ia mengukuhkan 18 Pengurus PMR tingkat Madya (SMP) dan 20 Pengurus PMR tingkat Wira (SMA). Termasuk membentuk kepengurusan PMI di 18 distrik Kabupaten Mimika. (Martha)