Juri Puji 10 Peserta Solo Anak di Gedung GKI Diaspora
Papua60detik - Setelah resmi dibuka, Sabtu (30/10/2021) di GOR Basket Mimika Sport Complex, pertandingan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se-Tanah Papua yang mempertandingkan 12 kategori akhirnya dimulai.
Di hari pertama, Senin (1/11/2021) ada tiga kategori yang diperlombakan yakni solo anak usia 7-9 tahun berlangsung di Gedung GKI Dispora, paduan suara pria usia 25 tahun ke atas di Gedung Eme Neme Yauware dan paduan suara anak di GOR Futsal.
Khusus lomba solo anak usia 7-9 tahun hanya diikuti 10 kontingen, yakni Asmat, Deiyai, Puncak, Keerom, Waropen, Jayawijaya, Biak Numfor, Sarmi, Kota Jayapura dan tuan rumah Mimika.
Dari 10 kontingen yang tampil, perwakilan Kota Jayapura yang menjadi penutup pertandingan berhasil keluar dengan perolehan nilai tertinggi yakni 85,67, sehingga berhak membawa pulang satu medali emas.
Juri 1, Linda Sintinjak memuji penampilan semua peserta. Menurutnya semua sudah menyanyi sesuai aturan nasional.
Secara teknis, katanya, semua peserta sudah baik. Hanya saja masih ada yang takut mengeluarkan power suara yang ia duga karena belum terbiasa menyanyi di depan umum.
“Anak-anak sudah berusaha jadi tidak ada lagi yang menyalahi aturan. Tinggal mengeksekusi lagunya saja mungkin karena grogi. Tapi semuanya bagus,” ungkapnya saat ditemui usai lomba.
Ia menjelaskan ada empat kriteria dalam penilaiannya yakni intonasi, suara, ketepatan partitur dan bagaimana mengekspresikan sebuah lagu.
“Tadi dari penilaian yang sudah kita lihat semua sudah di atas rata-rata. Mungkin dari provinsi-provinsi lain ini yang tertinggi karena mereka juga kita lihat produksi suara cukup bagus,” katanya. (Anti Patabang)