Kadisperindag Sebut Tak Terjadi Kenaikan Harga Beras
Papua60detik - Akhir-akhir ini warga Mimika mengeluhkan melambungnya harga beras yang terjadi terus-menerus.
Berbeda dengan warga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Petrus Pali Ambaa menyebut tak terjadi kenaikan harga beras.
“Kita di Mimika tidak ada tren naik masalah beras, karena harga beras masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya, tetapi ke depannya kita tidak tahu," ujar Petrus, Kamis (14/03/2024).
Ia mengatakan, berdasarkan pantauan di Pasar Sentral, harga beras di Mimika masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya.
"Di Mimika (harga beras) masih sama dengan bulan kemarin, harga beras premium itu Rp18.000, kemudian medium Rp17.000 beras Bulog Rp11.800, jadi di Mimika tidak ada tren naik,” terang Petrus.
Bahkan Petrus memprediksi, harga beras bakal turun di bulan Maret hingga April 2024 mendatang.
"Kita kemarin ikuti zoom meeting yang digelar Dirjen dari Mendagri itu bahwa, untuk mulai Maret dan April ini sudah ada panen, jadi diharapkan dengan adanya panen tersebut harga beras ini menurun,” pungkasnya.
Soa harga beras ini, Petrus mengeluarkan statemen berbeda pada Rabu (21/02/2024) lalu. Katanya waktu itu, naiknya harga disebabkan naiknya harga gabah di daerah produsen.
"Terkait masalah harga beras yang naik, gabah pada naik di tempat produksi beras itu sendiri, itu yang menyebabkan harga naik," jelas Petrus saat itu. (Martha)