Komisi II DPRK Mimika Usul Perda Perubahan Nama Gunung Cartenz Pyramid Jadi Puncak Nemangkawi
Ketua Komisi II DPRK Mimika Dolfin Beanal, Foto: Faris/ Papua60detik
Ketua Komisi II DPRK Mimika Dolfin Beanal, Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – Komisi II DPR Kabupaten Mimika mengusulkan perubahan nama Gunung Cartenz Pyramid menjadi Puncak Nemangkawi. Usulan ini tertuang dalam surat penyampaian judul Perda inisiatif DPRD Mimika dengan nomor: 004/Komisi II/DPRD.

Ketua Komisi II DPRK Mimika Dolfin Beanal menyampaikan bahwa ada empat rancangan peraturan daerah (Perda) yang mereka ajukan. Salah satunya Perda tentang perubahan nama Gunung Cartenz Pyramid.

Menurutnya, penggunaan nama ‘Cartenz Pyramid’ selama ini adalah bentuk klaim sepihak tanpa mempertimbangkan eksistensi masyarakat asli Papua, khususnya Suku Amungme yang mendiami wilayah pegunungan tersebut.

“Orang selama ini hanya tahu gunung tertinggi itu Cartenz Pyramid, padahal itu nama sepihak. Di sana ada masyarakat Suku Amungme yang menyakralkan tempat itu sejak turun-temurun,” ujarnya, Rabu (2/7/2025)

Ia menambahkan, nama Nemangkawi merupakan nama asli yang telah diwariskan oleh leluhur masyarakat setempat. Dalam budaya Suku Amungme, Gunung Nemangkawi memiliki nilai sakral dan spiritual tinggi. Bahkan, arti kata Nemangkawi sendiri adalah anak busur panah yang suci.

“Freeport saja, bahkan aparat keamanan menggunakan istilah Nemangkawi. Tapi masyarakat internasional justru hanya mengenal nama Cartenz. Ini yang ingin kita ubah,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa nama Nemangkawi harus dikenal secara luas, bukan hanya lokal. 

"Saat ini, nama itu hanya diketahui oleh masyarakat lokal, sementara dunia internasional tidak tahu apa itu Nemangkawi. Kita ingin nama ini dikenal secara global,” tambahnya.

Komisi II berharap dengan pengajuan Perda ini, pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama mengembalikan identitas kultural dan martabat masyarakat adat Papua, khususnya Amungme. (Faris)