Kontrak Nakes, Dinkes Papua Pegunungan Anggarkan Rp2 Miliar
Papua60detik - Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Pegunungan menganggarkan kurang lebih Rp2 miliar untuk mengontrak tenaga kesehatan pada tahun 2026.
"Kami anggarkan dari dana otonomi khusus (otsus) sebesar Rp2 miliar lebih untuk mengontrak 61 tenaga kesehatan pada tahun ini supaya membantu kekurangan tenaga medis di delapan kabupaten," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Papua Pegunungan Titus Kogoya di Wamena, Selasa (14/7/2026) seperti dikutip ANTARA.
Menurut dia, tenaga kesehatan yang dikontrak tersebut di antaranya perawat, bidan, ahli gizi, analis. Mereka ditempatkan di puskesmas-puskesmas delapan kabupaten yakni Jayawijaya, Tolikara, Lanny Jaya, Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Yalimo, dan Mamberamo Tengah.
"Tenaga kesehatan ini akan disebar di seluruh puskesmas yang kekurangan tenaga di delapan kabupaten sehingga dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.
Dia mengakui di wilayah Papua Pegunungan yang mencakup delapan kabupaten memang masih kekurangan tenaga kesehatan, sehingga ini menjadi perhatian serius Dinkes.
"Puskesmas yang ada biasanya tenaga kesehatannya sangat minim, sehingga tidak dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal. Hal ini yang kami coba dorong melalui dana otsus untuk membantu kekurangan tersebut," katanya.
Dia menambahkan bahwa penambahan tenaga kesehatan pada tahun 2027 kemungkinan akan terus berlanjut ketika anggaran daerah tersedia.
"Kami akan menambah tenaga kesehatan pada tahun depan ketika anggaran daerah mencukupi karena pelayanan kesehatan optimal merupakan arahan dan kebijakan langsung gubernur dan wakil gubernur Papua Pegunungan supaya masyarakat di daerah pelosok memperoleh layanan kesehatan yang baik," ujarnya. (Redaksi)