KPU Mimika Libatkan Ratusan Warga Lipat Surat Suara, Diupah Rp511 Per Lembar
Warga antusias melipat surat suara di KPU Mimika. Jumat (19/1/2024). Foto: Martha/ Papua60detik
Warga antusias melipat surat suara di KPU Mimika. Jumat (19/1/2024). Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Usai pelipatan surat suara Presiden dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika melanjutkan pelipatan surat suara DPR pusat dan provinsi.

Sekitar 250-an warga dilibatkan. Sekretaris KPU Mimika Ronny Toisutta melalui Bidang Umum, Keuangan dan Logistik Sukmawati Deno mengatakan mereka direkrut melalui mekanisme internal KPU Mimika. 

"Dengan syarat harus berdomisili di Kabupaten Mimika dengan usia di atas 17 tahun," ujarnya saat ditemui wartawan di Kantor KPU Mimika, Jumat (19/1/2024). 

Pelipatan surat suara itu dilakukan di depan kantor KPU Mimika Jalan Hasanuddin sejak 17 Januari. Surat suara DPR RI telah rampung kemarin, hari ini dilanjutkan melipat surat suara DPR Provinsi. 

"Pelipatan surat suara ini ditargetkan akan selesai besok. Ya, saat ini yang ditargetkan adalah surat suara Provinsi, kalau kabupaten belum," katanya. 

Untuk upah yang diterima tenaga pelipat tersebut Rp511 per surat suara dengan didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Satu orang ditargetkan minimal melipat satu karton kotak suara dengan batas 4 karton. Jumlah satu karton itu kurang pasti, ada yang 500, ada yang 498, ada yang 502," ucapnya. 

Jumlah surat suara DPR RI dan DPRD Provinsi sama dengan Presiden dan DPD RI yakni 242.224 ribu dengan total yang telah tersedia 481 Koli dari total semua 485 Koli. 

Salah seorang tenaga lipat Bilarmino Boby mengaku senang turut terlibat dalam pelipatan surat suara. Hari ini merupakan hari ketiga dia dalam melipat surat suara setelah sebelumnya juga melipat surat suara DPR RI. 

"Hari pertama kami berdua lipat surat suara DPR RI 3 karton, hari kedua kami hanya dua karton karena terbatas dan kami hanya kebagian dua," pungkasnya. (Martha)