LLDIKTI XIV Mengaku Salurkan Beasiswa KIP Kuliah Rp300 Miliar Setahun di Papua
Kornelis Pakage Kiri dan Suriel Semuel Mofu Kanan. Foto Elias Douw/Papua60detik
Kornelis Pakage Kiri dan Suriel Semuel Mofu Kanan. Foto Elias Douw/Papua60detik

Papua60detik - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua Suriel Semuel Mofu menyebut menyalurkan 18 ribu beasiswa KIP Kuliah kepada mahasiswa dari 60 perguruan tinggi swasta se-tanah Papua. Nilainya hampir Rp300 miliar per tahun.

Namun, Mofu menekankan prioritas beasiswa diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

"Beasiswa ini bersifat diskriminatif secara positif. Artinya, hanya untuk mereka yang benar-benar membutuhkan. Rumah mewah, motor banyak, maaf saja. Kita ingin bantuan tepat sasaran," katanya.saat menyerahkan SK operasional Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sehat Nabire, Rabu (16/7/2025).

Ia menyatakan Papua Tengah kini menjadi provinsi ketiga terbanyak yang memiliki perguruan tinggi swasta di Tanah Papua, setelah Papua dan Papua Barat Daya.

Mofu menyoroti pentingnya peningkatan mutu dan akreditasi bagi kampus baru. Menurutnya, meskipun STIKES Papua Sehat telah mengantongi akreditasi minimum, peningkatan menuju akreditasi definitif sangat penting untuk keabsahan ijazah dan legalitas dosen," kata Mofu 

"Kalau sudah akreditasi definitif, dosen-dosen bisa memiliki NIDN dan legalitas mengajar. Ini bukan perjuangan mudah, tetapi wajib ditempuh agar kampus bisa mewisuda mahasiswanya dengan sah," pesannya.

Ia berharap lulusan STIKES Papua Sehat mampu menyehatkan masyarakat Papua secara menyeluruh melalui pendekatan promotif dan preventif.

“Menyehatkan Papua bukan soal mendatangkan banyak dokter. Tapi soal bagaimana masyarakat dijaga tetap sehat melalui lingkungan bersih, penyuluhan gizi, dan edukasi hidup sehat," pungkasnya. (Elias Douw)