Mahasiswa Mimika Protes atas Deklarasi Dukungan DOB dan Otsus Jilid II
Ketua BPP IPMAMI se-Jawa Bali, Daniel Kelanangame. Foto: Dokumentasi pribadi
Ketua BPP IPMAMI se-Jawa Bali, Daniel Kelanangame. Foto: Dokumentasi pribadi

Papua60detik - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika (IPMAMI) se-Jawa Bali menyatakan protes atas deklarasi Pemkab Mimika yang mendukung Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Otsus Jilid II.

Dalam rilis tertulis yang diterima redaksi, Rabu (15/6/2022) sore, Ketua BPP IPMAMI, Daniel Kelanangame meminta para politisi, Ormas atau organisasi apapun untuk tidak mengatasnamakan masyarakat demi kenyamanan dan kekuasaan.

"Kami masyarakat dan mahasiswa tidak terima Otsus Jilid II dan DOB di Kabupaten Mimika. Kami menolak," tulisnya.

Ia berargumen, pengalaman pada Otsus Jilid I, masyarakat tidak banyak mendapat manfaat dalam implementasinya. Belum dievaluasi secara menyeluruh, pemerintah mendorong dan memaksakan lagi Otsus jilid II.

"Kalau DOB itu sebenarnya untuk siapa?" gugat pria yang sedang studi magister di UGM Yogyakarta ini.

Menurutnya, pemekaran ini didorong dalam situasi masyarakat asli Papua yang belum siap. Belum banyak anak asli Papua yang dipersiapkan secara matang menduduki jabatan dan posisi strategis di level pemerintah provinsi.

Memaksakan DOB dalam situasi yang demikian, katanya, hanya membuat masyarakat asli Papua tidak jadi tuan di atas tanahnya sendiri.

"Tetap kami akan bersuara, harus kami menolak," tegasnya.

Sebab itu, dengan kerendahan hati ia meminta semua pihak tidak mempropagandakan informasi keliru yang membuat masyarakat Mimika jadi terpecah belah hanya karena kepentingan kekuasaan semata.

"Kami mau supaya Kabupaten Mimika yang aman damai serta meningkatkan keharmonisan antar sesama. Jangan dengan tindakan sepihak membuat masyarakat kita jadi saling bermusuhan di atas tanah kita sendiri. (Burhan)