Mau Dapat Paving Block Gratis dari PT Freeport, Syaratnya Mudah
Papua60detik - Proses produksi tambang PT Freeport Indonesia (PTFI), selain menghasilkan mineral berupa konsentrat bijih tembaga dan emas, juga menghasilkan pasir sisa tambang (SIRSAT) yang umum disebut tailing.
Tailing berupa pasir bebatuan alamiah yang sangat halus setelah melalui proses pemisahan bijih tembaga dan emas di pabrik pengolahan.
Semakin besar produksi tambang PT Freeport maka semakin besar juga tailing yang dihasilkan. Untuk itu pemerintah pusat meminta PTFI memanfaatkan tailing semaksimal mungkin karena menyangkut masalah lingkungan.
“Dari target, dalam satu tahun ada laporan yang harus kita laporkan pemanfaatan tailing ke KLHK, kita dalam satu tahun diminta mengeluarkan tailing itu 200 ribu ton, secara akumulasi,” kata Project Manager Tailing Utilization PTFI, Harry Joharsyah, Rabu (24/4/2024).
Dalam upaya pemanfaatan tailing, PTFI melakukan terobosan-terobosan baru dan berhasil mamanfaatkan tailing untuk bahan baku pembuatan paving block.
Sebelumnya pemanfaatan paving block ini hanya digunakan di area kerja PTFI seperti di Kuala Kencana dan Tembagapura. Seiring waktu, produksi makin meningkat dengan total produksi sehari mencapai 6.600 buah paving block.
Dengan stok paving block saat ini mencapai 300 ribu buah, PTFI akan memberikan secara gratis khusus kepada fasilitas sosial, seperti keagamaan, fasilitas pendidikan dan umum.
“Jika fasilitas itu memiliki budget dari pemerintah kami tidak bisa berikan, ini yang sifatnya sosial yah,” terangnya.
Untuk pengambilannya tak dibatasi jumlahnya. Syaratnya pun mudah, cukup mengajukan permohonan ke Divisi Tailing Utilizations Kuala Kencana. Bagi pemohon wajib menyiapakan alat angkutnya sendiri.
PTFI pemanfaatan tailing sebesar 200 ribu ton dengan mengirimkan pasir tailing ke beberapa kabupaten di Tanah Papua seperti Merauke, dan juga produk bahan infrastruktur sipil seperti paving block, batako, sebagai bahan dasar pengerasan jalan dan pondasi jalan dan campuran aspal. (Faris)