Misa Malam Natal, Pastor Rinto Ajak Umat Muliakan Allah Lewat Perbuatan
Papua60detik - Ribuan umat katolik mengikuti misa perayaan misa malam Natal di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Senin (24/12/2025) pukul 18.00 WIT. Tidak hanya di dalam, umat juga mengikuti misa di tempat yang disediakan panitia di halaman gereja.
Misa di pimpin oleh Pastor Rinto Dumatubun, Pr. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan kelahiran Yesus Kristus merupakan peristiwa iman yang senantiasa dinantikan dan dirayakan setiap tahun oleh umat Kristiani. Kelahiran-Nya menjadi tanda kasih karunia Allah yang nyata bagi seluruh umat
Pastor Rinto menceritakan kisah sensus penduduk yang diperintahkan Kaisar Agustus, sebagaimana tertulis dalam Injil. Peristiwa itu mengantarkan Yosef dan Maria ke Betlehem, tempat Yesus akhirnya dilahirkan di kandang domba. Hal itu merupakan bagian dari rencana keselamatan Allah yang penuh misteri.
"Kelahiran Yesus bukan hanya menjadi milik Yosef dan Maria, tetapi milik seluruh surga dan bumi. Kita yang hadir dalam perayaan ini pun ikut ambil bagian dalam sukacita tersebut," ujarnya.
Menurutnya, bersama Maria dan Yosef, umat beriman dianugerahi kasih Allah, meskipun manusia menyadari keterbatasan dan kelemahan akibat dosa-dosa yang menjauhkan diri dari Tuhan dan menutup hidup dengan kegelapan. Namun, justru di tengah kondisi itulah kasih Allah hadir, memulihkan dan menerangi, sehingga manusia kembali menemukan harapan akan keselamatan.
Oleh karena itu, ia mengajak umat tidak takut hidup sebagai anak-anak Allah dengan menempuh jalan kekudusan dan menjauhi perbuatan dosa. Ajakan tersebut, harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua diharapkan menjadi teladan bagi anak-anak agar mereka semakin menyadari kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari.
"Memuliakan Allah tidak hanya melalui kata-kata, tetapi terutama lewat perbuatan baik dalam kehidupan kita. Jangan takut sebab hari ini telah lahir bagimu juru selamat yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud," tutupnya.
Setelah khotbah, perayaan dilanjutkan dengan Ekaristi Kudus. (Martha)