Mountain Gold Basketball Timika Makin Dekat ke IBL
Papua60detik - Harapan hadirnya sebuah tim bola basket profesional di Papua yang bisa ikut berlaga di Indonesia Basketball League (IBL) makin mendekati kenyataan.
Mountain Gold Basketball Timika kini sedang menyiapkan segala urusan administrasi sebagai syarat ikut berpartisipasi di kasta tertinggi komptetisi bola basket tanah air itu.
"Saya senang saat ini kita sedang membangun dan mempersiapkan tim basket profesional yaitu Mountain Gold Basketball Timika yang akan berpartisipasi pada IBL," kata Manager Mountain Gold Basketball Timika, Ronaldo Omaleng usai rapat perdana mengecek persiapan administrasi, Selasa(16/06/2020).
Berdasarkan ketentuan kandidat klub peserta IBL, beberapa dokumen yang harus dipenuhi antara lain, menyerahkan surat ketertarikan keikutsertaan (letter of intent) sebagai kandidat klub peserta IBL, kelengkapan dokumen perusahaan dan surat rekomendasi pengurus Perbasi dari kabupaten sampai pusat.
Jika seluruh dokumen itu lengkap, tahapan berikutnya adalah evaluasi dan verifikasi yang dilanjutkan ke tahap pembayaran deposit, pengumuman hasil evaluasi dan verifikasi dan pembayaran lincense fee.
Klub peserta IBL baru di kompetisi mendatang akan diumumkan pada 1 Oktober 2020.
Ronaldo yakin hadirnya tim basket profesional di Timika akan memotivasi para pebasket muda di Timika dan Papua lebih serius berlatih dan meniti karir di dunia olahraga bola basket.
Dari sisi pengembangan olahraga, kompetisi reguler bagaimanapun menjadi syarat mutlak. Bakat bisa berkembang di kompetisi reguler. Kompetisilah yang membentuk mental juara pemain, prestasi adalah hasil akhir.
"Tim ini merupakan sejarah pertama tim basket profesional di Tanah Papua. Hadirnya tim ini akan memberi motivasi kepada generasi muda dan menjadi pebasket profesional," katanya.
Sebagaimana diketahui Mimika memang memiliki lapangan bola basket mumpuni di Mimika Sport Complex (MSC) yang dibangun oleh PT Freeport Indonesia. Di lapangan itulah Mountain Gold Basketball Timika akan menjamu lawan-lawannya pada kompetisi IBL nanti.
Berbasis di Timika, tentu tim ini akan mendorong keikusertaan para pemain lokal masuk skuat inti. Tim ini juga digadang-gadang menjadi "rumah" bagi pemain tim nasional U-19 tapi dengan tetap menimbang sisi kompetitif tim di liga.
"Pencinta basket Indonesia rindu ada tim profesional dari Papua di IBL dan pak Bupati Mimika sangat mendukung. Dan kita di Timika sudah ada venue bakset," kata Ketua Perbasi Mimika, Cesaar Avinto Tunya menambahkan.
Ketua Pengurus Pusat Perbasi, Danny Kosasih saat Test Even PON Cabor Bola Basket di MSC pertengahan Desember tahun lalu menyatakan sangat mendukung Mimika punya tim profesional.
Apalagi menurutnya, venue basket di MSC sudah sangat representatif untuk menggelar pertandingan level nasional bahkan internasional.
Dukungan juga datang dari para punggawa Happy Ballers yang menjajal lapangan basket MSC pada awal Februari lalu.
"Ada pertandingan di sini nantinya memotivasi anak anak. Wah saya pengen di situ (IBL). Saya dukung banget, mudah-mudahan," kata Mario Lawalata ketika itu.
"Ada panggungnya ya. Kira-kira gitu," Olivia Zalianty menambahkan.
Di venue basket MSC, telah digelar setidaknya dua kali turnamen. Kejurda Basket Papua 2019 dan test event PON 2020. Dua ajang ini setidaknya menjadi tolak ukur kesiapan sumber daya Timika menyelenggarakan event olahraga level nasional. (Burhan)