Nelayan Asal Sukabumi Ditemukan Tewas Mengapung di Bawah Dermaga Pelabuhan Perikanan Pomako
Polisi merespon laporan seorang nelayan yang tewas mengapung berinisial R, Sabtu (9/5/2026) pagi. Foto: Humas Polres Mimika
Polisi merespon laporan seorang nelayan yang tewas mengapung berinisial R, Sabtu (9/5/2026) pagi. Foto: Humas Polres Mimika

Papua60detik — Warga dan pekerja di kawasan Pelabuhan Perikanan Pomako dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di bawah dermaga pelabuhan perikanan Pomako, Sabtu (9/5/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIT.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona dalam keterangannya mengatakan temuan itu langsung direspon piket Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako yang dipimpin Aiptu Ridwan.

Korban diketahui berinisial R, seorang nelayan yang bekerja sebagai ABK KM Rukun Mina Santosa 06. Korban berasal dari Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Piat, terakhir kali dirinya bertemu korban pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. 

Saat itu korban berada di Dermaga Pelabuhan Perikanan Pomako sambil berbincang bersama rekan-rekannya sesama ABK.

"Setelah pertemuan tersebut, saksi mengaku tidak lagi melihat korban hingga akhirnya pada Sabtu pagi korban ditemukan dalam kondisi terapung di bawah dermaga dan sudah tidak bernyawa," tulis Iptu Hempy Ona.

Evakuasi terhadap korban dari dalam air sudah dilakukan personel Polsek Pomako bersama Polairud Polres Mimika, Lanal Mimika, dan Basarnas Mimika. Proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. 

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Mimika guna penanganan medis lebih lanjut.

"Hingga kini, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan," tukasnya. (Rachmat J)