Ngaku Dikeroyok, Dua Pria ini Lapor Polisi
Yoakim Raulun (kiri) dan saudaranya, Joy Waka (kanan) saat melapor ke Polsek Mimika Baru, Jumat (9/2/2024). Foto: Eka/ Papua60detik
Yoakim Raulun (kiri) dan saudaranya, Joy Waka (kanan) saat melapor ke Polsek Mimika Baru, Jumat (9/2/2024). Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Dua pemuda, Joy Waka dan adiknya Yoakim Raulun mendatangi Polsek Mimika Baru, Jumat (9/2/2024). Keduanya datang melaporkan penganiayaan yang mereka alami, Selasa (6/2/2024) lalu.

Joy Waka menceritakan, para terduga pelaku hari itu pulang dari kampanye dan mampir di kosnya di Jalan Kebersamaan Kampung Nawaripi, Distrik Wania. Mereka hendak berpesta dengan uang hasil ikut kampanye.

"Saya bilang ke mereka daripada kau beli minuman lebih baik simpan uang lalu kasih istri," cerita Joy Waka saat ditemui di Polsek Mimika Baru.

"Saya beli minuman, beli rokok, beli ikan untuk dibakar tapi jangan bikin kacau. Akhirnya sudah, mereka ikut minum," lanjutnya. 

Namun, tiba-tiba salah seorang terduga pelaku masuk ke dalam kos bicara dengan nada tinggi. Yoakim Raulun merespon. Terduga pelaku langsung melayangkan  pukulan ke Yoakim.

"Saya tidak terima akhirnya saya pukul pelaku," katanya.

Pengeroyokan pun terjadi. Katanya, pelaku lebih dari tiga orang. Tiga orang ia kenal.

Akibat pengeroyokan itu, pelipis kiri Joy Waka robek. Sementara adiknya, Yoakim Raulun terluka di pelipis dan mulut, giginya rontok. 

Joy berharap pihak kepolisian menindak tegas para pelaku.

"Kemarin dari RT setempat panggil untuk mediasi diselesaikan secara kekeluargaan, cuma mereka (pelaku) tidak datang dan tidak tahu ada di mana," kata Joy. (Eka)