Ngaku Kerja Sama Dinkes dan Minta Uang, Reynold Ubra: Itu Penipuan
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Viral beberapa waktu belakangan sebuah video yang memperlihatkan oknum warga yang menarik uang warga sebesar Rp10.000 rupiah dengan modus melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengaku bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Mimika.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika pun dengan tegas membantahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra ketika dikonfirmasi dengan tegas mengatakan pelaku di video itu adalah penipu.

"Minggu lalu hal ini viral, kami berharap masyarakat tidak percaya begitu saja. Kalau petugas kesehatan yang melakukan pelayanan kesehatan pasti membawa surat tugas dan mereka biasanya jalan lebih dari dua orang atau satu tim yang terdiri dari bidan, dokter, penyuluh kesehatan lingkungan," ungkap Rey ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/8/2021).

Jika ada petugas kesehatan dari Puskesmas yang melakukan pelayanan door to door, ia memastikan tanpa pungutan biaya apapun. Petugas kesehatan pun datang dengan mengenakan pakaian dinas.

"Masyarakat jangan mudah percaya, saya pastikan petugas kesehatan tidak melakukan pungutan pada saat melakukan pelayanan. Jadi kalau ada yang dapat begitu lapor saja ke aparat penegak hukum," katanya.

Ia mengaku, selama memimpin Dinas Kesehatan tidak pernah menyetujui atau mengizinkan sebuah badan usahaa, pengusaha atau pedagang melakukan jual beli alat kesehatan.

"Kami tidak pernah memberikan izin kepada sales-sales yang menjual alat kesehatan atau rencana pelayanan dari rumah ke rumah, selama saya disini tidak pernah mengizinkan itu. Kemudian setiap badan usaha yang bergerak di bidang kesehatan harus melaporkan kepada pemerintah setempat (jika akan melakukan kegiatan) meskipun telah mengantongi izin dari pemerintah pusat," tegasnya. (Fachruddin Aji)