Olah TKP Penembakan Helikopter, Polisi Temukan Proyektil Kaliber 7,62
Kapolres Mimika, AKBP IGG Era Adhinata. Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik
Kapolres Mimika, AKBP IGG Era Adhinata. Foto: Salmawati Bakri/Papua60detik

Papua60detik - Aparat kepolisian telah melakukan olah TKP helikopter milik PT Sayap Garuda Indah nomor PK ZGM yang ditembak pada Rabu (6/1/2021) lalu.

Hasilnya, ditemukan satu buah proyektil peluru kaliber 7,62 yang diduga kuat berasal dari senjata yang digunakan pelaku penembakan.

Kapolres Mimika, AKBP IGG Era Adhinata mengatakan, proyektil tersebut sudah dibawa ke laboratorium forensik untuk diuji balistik.

"Itu kita periksa di labfor untuk menentukan jenis kaliber sesungguhnya. Dari hasil itu kita bisa memutuskan bahwa helikopter itu ditembak menggunakan laras panjang," ujarnya kepada Papua60detik di Rimba Papua Hotel, Jumat (8/1/2021).

Polisi pun mengklaim menemukan kecocokan antara proyektil dengan senjata laras panjang yang diduga digunakan oleh Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak.

Ia memastikan kondisi crew helikopter, Captain Stuart James Forsyth, David Philip dan load master Nur Triadi cukup baik.

"Semuanya selamat. Sementara helikopter masih di Tembagapura," ujarnya.

Helikopter milik PT Sayap Garuda Indah nomor PK ZGM diduga ditembak pada ketinggian 1.500 kaki di sekitar kampung Tsinga Distrik Tembagapura. Terdapat satu lubang di bagian samping kiri bawah badan helikopter yang diduga terkena tembakan.

Salah satu crew helikopter memang sempat mendengar suara dentuman. Setelah Mencium bau avtur, pilot  memutuskan segera bergerak memilih lokasi pendaratan yang aman dan terdekat. (Salmawati Bakri)