Pasca Penembakan, Seluruh Guru dan Nakes Jila Dievakuasi ke Timika
Papua60detik - Pasca penembakan yang terjadi di Distrik Jila Kabupaten Mimika pada 17 Agustus lalu, Pemerintah Kabupaten Mimika mengevakuasi seluruh tenaga kesehatan dan guru ke Timika guna memastikan keselamatan mereka.
"Kadistrik, Kepala Puskesmas, Nakes, guru semua sudah kita evakuasi ke sini. Mereka sudah aman, untuk sementara sambil menunggu di sana kira-kira sudah aman baru bisa kembali," kata Bupati Mimika, Johannes Rettob, Rabu (19/08/2026).
Bupati menyebut, kejadian serius seperti ini sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya, insiden serupa terjadi di Alama. Hal itu berdampak pada pembangunan di wilayah tersebut. Bahkan penerbangan perintis yang melayani sudah berhenti karena faktor keamanan.
Untuk sementara, pelayanan publik di Jila juga diberhentikan. Pemerintah terus berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait perkembangan situasi di sana.
"Kita juga tidak mau situasi pendidikan jadi kacau, situasi kesehatan jadi tidak jalan, pembangunan juga tidak jalan karena kasus kemarin. Saya minta maaf ke masyarakat, karena upacara 17 Agustus di Jila tidak jadi dilaksanakan," ucapnya.
Malam ini, Johannes menyebut akan mengadakan pertemuan dengan satgas maupun TNI/Polri untuk membahas langkah-langkah selanjutnya. Ia pun mengimbau masyarakat di Jila untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
"Saya belum bisa sampai ke sana, tetapi saya sudah sampaikan kepada kepala distrik untuk menyampaikan ke masyarakat di sana supaya masyarakat tetap tenang. Kami akan tetap perhatikan. Kerja seperti biasa, keamanan sudah jalan sehingga mudah-mudahan ini bisa terselesaikan dengan cepat," pesannya. (Martha)