Pelaku Gunakan Empat Senjata Api Saat Serang Pesawat Smart Air
Olah TKP penembakan pesawat Smart Air. Foto: Satgas ODC 2026
Olah TKP penembakan pesawat Smart Air. Foto: Satgas ODC 2026

Papua60detik – Aparat terus mendalami insiden penembakan pesawat dan pembunuhan terhadap pilot dan kopilot di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada 11 Februari lalu

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi para pelaku menggunakan tiga hingga empat senjata api laras panjang serta membawa senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang. Jenis dan asal senjata api masih dalam proses identifikasi.

Satgas Damai Cartenz yang diperkuat personel Brimob Polda Papua, Reskrim, serta Polres Yahukimo sedang melakukan pengejaran. Penambahan kekuatan dilakukan mengingat luasnya wilayah dan kondisi geografis Korowai yang didominasi hutan lebat serta minim akses transportasi darat.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan bahwa perlindungan masyarakat sipil menjadi prioritas utama. 

“Penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis alat bukti. Negara tidak boleh kalah oleh teror,” katanya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menyatakan, aparat tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada penguatan pengamanan objek vital dan patroli guna membatasi ruang gerak kelompok bersenjata.

“Pengamanan bandara, patroli rutin, dan koordinasi lintas satuan terus ditingkatkan agar aktivitas penerbangan perintis tetap berjalan dan masyarakat merasa aman,” katanya.

Korowai katanya, merupakan wilayah terpencil dengan jumlah penduduk sekitar 100 kepala keluarga yang sangat bergantung pada transportasi udara sebagai satu-satunya akses keluar masuk. Fasilitas pendidikan dan kesehatan terbatas, dan permukiman warga berada di sekitar bandara kecil yang menjadi pusat aktivitas.

Aparat juga terus berkoordinasi dengan unsur TNI di Tanah Merah untuk pengamanan bandara-bandara terpencil yang memiliki fasilitas terbatas dan operasional yang masih bergantung pada genset.

Operasi Damai Cartenz menargetkan keberlanjutan penerbangan perintis, perlindungan fasilitas publik, serta pemulihan situasi keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut. (Eka)