Pemkab Mappi Hibahkan Dana Kepada 14 Gereja dan Masjid di Distrik Assue dan Haju
Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar Pj Bupati secara simbolis menyerahkan dana hibah. Foto: Humas Pemkab Mappi
Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar Pj Bupati secara simbolis menyerahkan dana hibah. Foto: Humas Pemkab Mappi

Papua60detik - Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar Pj Bupati menyerahkan hibah berupa dana kepada organisasi dan kelembagaan non pemerintah yang ada di Distrik Assue dan Distrik Haju saat kunjungan kerjanya, Senin (26/6/2023).

Ada 14 lembaga non pemerintah yang menerima bantuan di dua distrik tersebut dengan total bantuan Rp5.350.000.000. 

Organisasi dan lembaga yang dapat hibah di antaranya Asrama Santo Agatha Eci sebesar Rp200 juta, Paroki Kuasi Santo Paulus Haju sebesar Rp350 juta, Paroki Santo Wihelmus Arare Assue sebesar Rp350 juta, Paroki  Santo Yosep Aboge Assue Rp350 juta, rumah Pastoran Eci Rp200 juta, rumah Pastoran Haju Rp200 juta. 

Ada juga hibah untuk pembangunan Masjid Kampung Eci Rp1,5 miliar, Gereja Katolik Kampung Arare/Rumah Pastoran Rp100 juta, Gereja Katolik Kampung Kiki Rp100 juta, Gereja Katolik Yagatsu Rp1 miliar, pengadaan mimbar dan bangku GPI Imanuel  Eci Rp300 juta, rehabilitasi Gereja Katolik St Maria Eci Rp500 juta, rehabilitasi Gereja Katolik Paghai Rp100 juta dan rehabilitasi Gereja Katolik Kerke Rp100 juta. 

Pj Bupati secara simbolis menyerahkan hibah tersebut di kantor Distrik Assue kepada perwakilan penerima. Turut hadir pejabat lingkup Pemkab Mappi, Forkopimda, Kepala Distrik Assue , Kepala Distrik Haju, tokoh adat dan tokoh agama serta masyarakat. 

Michael Gomar mengatakan bantuan langsung diserahkan di distrik karena saat penyerahan di Kepi, perwakilan dari Haju dan Assue banyak yang tidak hadir. Ia menyampaikan permohonan maaf karena penyerahan baru bisa dilakukan padahal sudah direncanakan dua bulan sebelumnya. 

Ia menjelaskan, pemberian hibah kepada gereja, paroki, masjid dan mushola karena Pemkab Mappi menyadari pentingnya tiga tungku yaitu adat, pemerintah dan tokoh agama dalam pembangunan.

"Dengan penyerahan bantuan hibah baik kepada gereja, masjid, harapan kami pemda adalah tokoh agama, tokoh adat dan juga pemda bisa bersinergi bangun karakter manusia. Kita tidak akan maju kalau karakter manusia, umat dan masyarakat tidak bisa dibentuk. Oleh sebab itu tanggung jawab kita pemda, adat dan agama mulai dari masjid, musholla, gereja, paroki, stasi punya tanggung jawab menyuarakan dan bentuk mental spiritual dari warga masyarakat yang jadi umatnya masing-masing,” pesan Michael Gomar. (Burhan)