Pencarian Enam Penumpang KM Uty Star Dihentikan
Papua60detik - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) mengusulkan penghentian pencarian terhadap enam penumpang KM Uty Star ke Basarnas Pusat.
Operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan telah dilaksanakan selama tujuh hari sesuai SOP Basarnas, yaitu 16 sampai 22 Februari 2021. KM Uty Star tenggelam di sekitar Pulau Yapero Kabupaten Mimika pada Selasa (16/2/2021) lalu.
Saat tenggelam, KM Uty Star berpenumpang tujuh orang. Satu penumpang bernama Ahot dipastikan selamat.
Ahot menggunakan ban untuk mengapung. Ia ditemukan oleh kapal pengangkut BBM yang melintas di perairan Agimuga I pada Rabu (17/02/2021).
"Setelah penememuan satu korban itu hingga saat ini belum ada tanda-tanda tentang keberadaan 6 korban lainya," kata Kepala Kantor SAR Timika, George L Mercy Randang Senin malam
Tim pencari telah menyisir di sekitar lokasi kejadian kapal tenggelam sampai ke pesisir Pulau Yapero. Namun hingga hari ketujuh, enam korban belum juga ditemukan.
Kantor pencarian dan pertolongan Timika telah dibantu dari Basarnas Pusat dengan mengirimkan peta data kemungkinan objek yang dicari dalam bentuk Aplikasi SARMAP Prediction.
Kantor SAR Makasar membantu E-Broadcast, yaitu pengiriman pesan singkat kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi Kejadian di radius 80 Nm untuk memberikan bantuan jika melihat korban.
SAR Timika juga telah berkoordinasi dan meminta kepada unsur terkait agar dapat memantau jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan melaporkanya ke kantor SAR Timika.
Semua upaya itu belum membuahkan hasil. Hingga hari ketujuh, enam korban belum ditemukan. Meski telah ditutup, tapi jika terdapat informasi terbaru tentang tanda-tanda keberadaan enam korban yang hilang, maka operasi SAR dapat dibuka kembali.
"SAR Timika berharap masyarakat yang beraktifitas di perairan agar dapat memahami data cuaca yang tidak bersahabat belakangan ini dan menjaga standar keselamatan dalam berlayar demi keamanan kita bersama," pesan Mercy (Fachruddin Aji)