Penyerapan Beras di Merauke Masih Jauh dari Target
Asisten manager (Asman) Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Cabang Merauke, Adam. Foto: Ami/ Papua60detik
Asisten manager (Asman) Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Cabang Merauke, Adam. Foto: Ami/ Papua60detik

Papua60detik - Dari awal tahun hingga saat ini target penyerapan beras Perum Bulog Cabang Merauke baru mencapai 9,19 persen. 

Sesuai target, Bulog Merauke menyerap 24.800 ton beras dari para petani, tapi hingga akhir triwulan ketiga, yang terserap baru kisaran 2.000 ton.

Dalam teknis penyerapan beras,  Bulog Merauke memiliki 26 mitra yang mengumpulkan beras para petani lalu menyetorkan ke Bulog. Beras dari mitra wajib mengikuti standar yang sudah dibuat pemerintah.

“Kalau target di tahun 2022 diperkirakan belum bisa tercapai, namun kami akan berupaya memaksimalkan. Itu yang kita tetap koordinasi dengan mitra untuk pengadaan beras ini,” kata Asisten manager (Asman) Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Cabang Merauke, Adam saat di temui, Rabu (28.9/2022).

Mengenai stok di gudang, untuk kebutuhan di Papua bagian Selatan, menurutnya masih aman hingga akhir tahun. Stok yang ada masih mencukupi hingga enam bulan ke depan. 

“Kita kan melayani untuk Meruke sendiri, Mappi, Asmat dan Nduga. Masih bisa dikatakan aman, karena stok masih cukup,” ujarnya. 

Sementara informasi yang dihimpun dari petani, sudah dua tahun terakhir ini mereka mengalami gangguan panen, karena padi terserang hama. (Ami)