Perayaan Natal, Bupati Mimika: 2021 Adalah Tahun Damai
Bupati Mimika Eltinus Omaleng menyalakan lilin pertama dalam Perayaan Natal Pemkab Mimika Tahun 2021 di Gereja Kingmi, Mile 32, Mimika, Senin (13/12/2021) malam. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik
Bupati Mimika Eltinus Omaleng menyalakan lilin pertama dalam Perayaan Natal Pemkab Mimika Tahun 2021 di Gereja Kingmi, Mile 32, Mimika, Senin (13/12/2021) malam. Foto: Fachruddin Aji/Papua60detik

Papua60detik - Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengajak masyarakat Mimika menjaga dan menjunjung tinggi toleransi beragama.

Ia mengatakan, Kabupaten Mimika adalah miniatur Indonesia. Banyak suku, ras maupun agama yang hidup berdampingan, sehingga sesuai dengan tema natal "Cinta Kasih Kristus Yang Menggerakan Persaudaraan" memberikan pesan agar semua bersatu menjaga toleransi beragama.

"Semoga kesan Natal tahun ini, memberikan semangat baru untuk membentuk pribadi kita menjadj pengikut Tuhan yang setia, takut akan Dia dan menjadi berkat bagi semua orang," kata Bupati dalam sambutan Perayaan Natal Pemkab Mimika, TNI, Polri, dan Masyarakat Mimika yang dilaksanakan di Gereja Kingmi, Mile 32, Mimika, Senin (13/12/2021) malam.

Bupati menambahkan 2021 merupakan tahun yang damai karena tidak ada bentrok antar kelompok warga, tidak ada saling benci. Semua masyarakat saling menyayangi dalam damai.

Menutup sambutannya Bupati Eltinus Omaleng mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2022 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika.

"Terakhir saya ucapkan I Love You semua," katanya.

Sementara itu Pastor John Bunay dalam refleksi Natal mengatakan kado terindah dalam malam Natal adalah keluarga dan persaudaraaan.

"Kado natal yang indah itu bukan kita pakai pakaian bagus, tetapi bisa selalu bersama dengan orang terkasih kita seperti Bapak, Ibu juga anak-anak kita," ujarnya.

John menambahkan dalam perayaan Natal setiap manusia wajib menjaga kedamaian, serta terus menjunjung cinta kasih seperti apa yang telah dituntunkan oleh Tuhan.

"Kita itu "Sa udara" yang artinya kita bernapas dengan udara yang sama seperti pemeluk agama lainnya, sehingga kita harus terus menjaga erat persaudaraan antar umat beragama," ujarnya. (Fachruddin Aji)