Pj Bupati Dorong Pencaker OAP Tingkatkan Kompetensi Biar Mampu Bersaing
Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito menyerahkan alat bantuan kerja ke peserta pelatihan. Foto: Martha/ Papua60detik
Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito menyerahkan alat bantuan kerja ke peserta pelatihan. Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Permasalahan ketenagakerjaan khususnya Pencari Krerja (Pencaker) di Kabupaten Mimika adalah ketidaksiapan memasuki dunia kerja. 

Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito mengatakan,  keahlian atau kompetensi yang dimiliki Pencaker seringkali tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh dunia kerja. 

Apalagi katanya, Kabupaten Mimika memiliki daya tarik sendiri bagi banyak orang, Dengan situasi demikian, OAP harus memperkuat kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan agar punya kompetensi dalam persaingan dunia kerja. 

"Mereka (Pencaker OAP) harus mampu bersaing, caranya adalah kuatkan kompetensinya. Karena kita juga tidak mungkin bisa menuntut orang dari luar untuk tidak datang ke Mimika ini," kata Valentinus pada penutupan kegiatan kewirausahaan dan pemberdayaan bagi Pencaker Orang Asli Papua (OAP) yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sabtu (14/12/2024).

Valentinus memproyeksi, ke depan semakin banyak kesempatan bagi OAP berkarya membangun daerahnya sendiri. Bagaimanapun OAP berhak memiliki kesempatan yang sama dan diutamakan untuk mendapatkan pekerjaan dalam semua bidang  di wilayah papua khususnya di Mimika. 

Sebab itu Pemkab berupaya membantu dengan memberikan pelatihan seperti kegiatan Disnakertrans Mimika. Menurutnya, kunci pokok persoalan Pencaker adalah SDM yang harus dipersiapkan dari sekarang.

Valentinus berharap, pelatihan Disnakertrans tidak hanya sampai di output. Outcome-nya harus diperhatikan seperti memberdayakan peserta yang sudah dilatih.

"Makanya kami berupaya memberikan alat untuk kerja, kemudian adanya dukungan anggaran. Saya sudah sampaikan ke dinas PU, produk dari mereka ini (cetak batako) harus digunakan para kontraktor misalnya dalam membangun gedung," pungkasnya. 

Adapun peserta pada kegiatan ini adalah Pencaker OAP yang telah mengikuti pelatihan, seperti salon (tata kecantikan), barbershop, cetak batako, multimedia dan barista. 

Di kesempatan yang sama, para peserta juga mendapatkan peralatan sesuai pelatihan yang mereka dapat untuk mendukung kompetensi di bidang masing-masing. (Martha)