Pleno KPU Diwarnai Aksi Protes, Kapolres Mimika: Kita Persuasif
Papua60detik - Pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu di Kabupaten Mimika di GOR Futsal dua malam ini diwarnai aksi protes pendukung salah satu Paslon.
Pada Sabtu (7/12/2024) malam, aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Baca Juga: Natalis Tabuni Nakhodai Nasdem Papua Tengah
Minggu (8/12/2024) malam, pendukung salah satu Paslon kembali mendatangi GOR Futsal ajukan protes ke KPU Mimika.
“Memang tadi ada riak-riak masalah Tembagapura. Itu ketidakpuasan dengan hasil pleno jadi masyarakat dari salah satu Paslon tidak puas meminta suaranya dikembalikan,” jelas Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha kepada wartawan.
Menyikapi aksi massa kelompok pendukung, Kapores mengaku mengedepankan pendekatan persuasif. Ia memastikan dalam dua malam aksi protes, tak ada warga yang ditangkap dan ditahan.
"Itu sudah bisa diselesaikan di tempat. Kita akan tetap menjaga lancarnya pleno ini. Kita baik-baik, persuasif, kalau tidak kita bubarkan, itu aja," katanya.
Seperti diketahui, pleno rekapitulasi tingkat kabupaten seharusnya rampung pada 7 Desember. KPU Mimika menambah masa waktu pleno karena belum menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara 18 distrik.
“Kegiatan KPU ini seharusnya sudah selesai batas tanggal 7, tapi saya dapat informasi dari Sekretaris KPU sampai tanggal 9. Tanggal 10 sudah haru bergeser ke Nabire,” kata Kapolres. (Faris)