Polres Nabire Masih Mengusut Pelaku Pembunuhan Akibat Konflik Tapal Batas di Topo
Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya. Foto: Humas Polda Papua
Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya. Foto: Humas Polda Papua

Papua60detik - Polres Nabire kembali melalukan mediasi penanganan konflik tapal batas di kampung Topo dan Kampung Urumusu antara kelompok Adat Suku Dani dan Suku Mee Selasa (13/06/2023) di Aula Wicaksana Laghawa.

Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, usai mediasi mengatakan, pihaknya masih mengusut pelaku pembunuhan yang terjadi di Topo akibat konflik tapal batas itu.

Terkait jasad dari kelompok adat suku Dani yang belum ditemukan, Kapolres mengatakan masih berusaha mencari. Sedangkan untuk pelaku pembunuhan masih dalam penyidikan Reskrim Polres Nabire.

“Reskrim sudah bekerja dari pertama kejadian, olah TKP, Tim Inafis turun ke lapangan, mendata kerugian baik penganiayaan, hilangnya nyawa orang, kebakaran dan lain sebagainya ini dari Reskrim bekerja," kata Kapolres. 

Ia mengatakan pihaknya terus berupaya meredam konflik ini dengan musyawarah guna mendapatkan solusi. 

“Fasilitasi hari ini merupakan hal yang terbaik bagi saudara-saudara kita untuk mendapatkan solusi-solusi alternatif yang sudah diputuskan. Kalau tidak ada pertemuan, tidak ada solusi tadi seperti pelepasan hak adat yang sudah dicabut. Selanjutnya akan direncanakan penentuan tapal batas," pungkasnya. (Eka)