Porprov II Papsel Berakhir, Merauke Juara Umum
Papua60detik.id - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Papua Selatan 2025 resmi berakhir dan ditutup oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, dalam upacara penutupan yang berlangsung di GOR Hiad Sai Merauke, Sabtu (29/11/2025) sore.
Prosesi penutupan ditandai dengan penyerahan bendera pataka Porprov dari Ketua Panitia kepada Ketua KONI Papua Selatan, yang selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Papua Selatan, serta pemadaman api obor Porprov II secara bersama-sama oleh gubernur dan para pemangku kepentingan.
Porprov II Papua Selatan 2025 berlangsung selama lima hari, mulai 25–29 November, dengan menghadirkan 1.059 peserta dari empat kabupaten: Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel. Peserta terdiri atas 812 atlet, 131 ofisial, dan 116 pelatih. Seluruh cabang dipertandingkan di 12 venue, dengan total 1.340 medali yang diperebutkan, terdiri dari 412 emas, 516 perak, dan 412 perunggu.
Kabupaten Merauke keluar sebagai juara umum dengan torehan 108 medali (43 emas, 38 perak, 27 perunggu). Posisi kedua ditempati Kabupaten Asmat dengan 83 medali (31 emas, 27 perak, 25 perunggu). Kabupaten Mappi menyusul di peringkat ketiga dengan 44 medali (11 emas, 12 perak, 21 perunggu), sementara Kabupaten Boven Digoel menempati posisi keempat dengan 38 medali (9 emas, 17 perak, 13 perunggu).
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan bahwa Porprov II tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persatuan antarwarga Papua Selatan.
“Tujuan besar Porprov ini adalah menumbuhkembangkan rasa persatuan dan mempererat tali persaudaraan di antara sesama warga Papua Selatan,” ujar Gubernur Safanpo.
Ia menyampaikan apresiasi kepada KONI Papua Selatan, KONI empat kabupaten, panitia, perangkat pertandingan, ofisial, pelatih, dan seluruh atlet atas komitmen serta kerja keras yang telah diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat pertandingan, wasit, ofisial, dan pelatih yang telah menyukseskan Porprov II Papua Selatan 2025. Kepada para atlet, terima kasih atas semangat patriotisme yang tinggi sehingga mampu menorehkan prestasi terbaik,” ujarnya.
Apolo juga memberikan motivasi kepada atlet yang belum berhasil meraih medali untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan di masa mendatang. Ia menekankan masih adanya pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah dalam upaya peningkatan prestasi olahraga.
“Kita masih punya PR bersama, antara lain infrastruktur olahraga yang masih sangat kurang di Papua Selatan. Ini akan menjadi perhatian pemerintah provinsi dan kabupaten. Salah satu sebab kita hanya melaksanakan 13 cabor adalah karena belum tersedianya venue yang sesuai standar KONI pusat,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya sistem pelatihan dan pembinaan berkelanjutan untuk memunculkan atlet muda berbakat di Papua Selatan.
Gubernur turut menegaskan tiga capaian penting Porprov II Papua Selatan 2025, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses pertumbuhan ekonomi. “Setiap iven olahraga harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dan Porprov II telah memberikan kontribusi positif bagi kita semua,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya Porprov II Papua Selatan 2025, pemerintah dan KONI berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga serta menyiapkan Papua Selatan sebagai tuan rumah yang lebih berkualitas pada perhelatan olahraga berikutnya. (Jamal)