Proses Pencarian Pratu Kurniawan yang Hanyut di Tsinga Dihentikan
Papua60detik - Proses pencarian Pratu Kurniawan, anggota TNI Yonif 756/WMS yang hilang akibat terbawa arus sungai di Tsinga, Distrik Tembagapura telah dihentikan meski tanpa hasil.
Pratu Kurniawan dilaporkan hilang setelah terjatuh dari jembatan kayu tradisional dan terbawa arus sungai pada Selasa (12/1/2021).
"Pencarian sudah dihentikan. Setelah menerima laporan, Danyon 756/WMS langsung memimpin pencarian. Namun setelah 14 hari tidak ada tanda-tanda," kata Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya saat ditemui di bilangan Jalan Cenderawasih, Selasa (26/1/2021).
Ia mengungkapkan, selama proses pencarian, tim yang dipimpin langsung Danyon 756/Wimane Sili Kodam XVII Cenderawasih, Mayor Inf Marolop Edison Bala Hutapea terkendala medan yang sulit.
Curah hujan di wilayah Tsinga cukup tinggi hingga menyebabkan air yang mengalir relatif deras. Terlalu berisiko menelusuri langsung lewat jalur sungai. Belum lagi kawasan itu dikelilingi pengunungan yang terja
Tim pencari pun sudah menggunakan drone untuk melihat kondisi dari udara.
"Seandainya prajurit itu hanyut ke bawah, yakni daerah Jagamin sampai di muara kelurahan Inauga, kita sudah koordinasi dengan masyarakat setempat agar segera melaporkan jika menemukannya," ujarnya menambahkan.
Adapun terkait senjata yang dibawa Pratu Kurniawan saat melaksanakan tugas patroli berhasil diamankan oleh rekan-rekannya saat menolong dengan mengejar ke aliran sungai.
"Senjata sempat didapatkan. Karena pada saat itu yang bersangkutan berusaha berenang untuk keluar dari arus sungai. Tetapi tidak berhasil karena kuatnya arus di sungai tersebut," ujarnya.
Laporan hilangnya Pratu Kurniawan merupakan yang kedua setelah Prada Hengky Sumarlin Zai yang hilang di wilayah di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura sejak Selasa (17/11/2020) lalu dan tak kunjung ditemukan. (Salmawati Bakri)