PT Freeport Goes to School: Safety Bukan Sekadar Gaya, tapi Budaya
PT Freeport Indonesia menyelenggarakan Safety Goes To School sebagai rangkaian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N). Foto: Corcomm PTFI
PT Freeport Indonesia menyelenggarakan Safety Goes To School sebagai rangkaian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N). Foto: Corcomm PTFI

Papua60detik - PT Freeport Indonesia menyelenggarakan Safety Goes To School sebagai rangkaian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N).

Kegiatan berlangsung di SMA Negeri Nemangkawi Kuala Kencana dan Universitas Timika, Kamis (12/02/2026). Tahun ini, PTFI mengusung tema, Safety Bukan Sekadar Gaya Tapi Budaya.

Ketua Umum BK3N PTFI 2026, Maychel Gino Simanjuntak, mengatakan tema itu dipilih sebagai wujud komitment PTFI yang ingin membawa budaya keselamatan tidak hanya di lingkungan internal perusahaan, tetapi juga ke masyarakat luas, khususnya dunia pendidikan.

"Hari ini ada dua kampanye. Jadi kampanye ini kita lakukan di pagi hari tadi di SMK Negeri 1 Kuala Kencana dan sore hari ini kita lakukan di kampus Universitas Timika," ujar Gino saat diwawancarai. 

Ia menambahkan, siswa maupun mahasiswa mendapatkan materi terkait safety bukan sekadar gaya tapi budaya. Menurutnya, keselamatan merupakan bahasa umum yang bisa diterapkan di mana saja. Dan yang paling utama adalah menekankan bahwa budaya safety harus dimulai dari diri sendiri.

"Harapannya apabila kita sudah berperilaku safety, kemudian berkembang dan bisa mempengaruhi orang lain, sehingga akan terbentuk komunits safety, sehat, dan unggul," ucapnya.

Salah satu mahasiswa jurisan ilmu komunikasi, Debora mengaku senang mendapatkan materi dari narasumber yang bisa dipraktikkan dalam keseharian, seperti membangun budaya safety dari diri sendiri. 

"Materi ini sangat berguna bagi saya dan bagi teman-teman semua. Intinya, kegiatan ini sangat luar biasa," ucapnya. 


Sementara itu, Vice President Mining Safety PTFI, Eman Widijanto, menyampaikan bahwa rangkaian BK3N 2026 rencananya akan ditutup pada Sabtu, 14 Februari, dengan sejumlah kegiatan yang bermakna.

"Kita akan ada jalan pagi ataupun fun run atau pun fun walk. Habis itu mungkin ada zumba, kemudian akan dibuka stand-nya," ujarnya. 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seluruh stand dalam penutupan BK3N kali ini akan diisi oleh para kontraktor PTFI. Mereka akan berbagi terutama inisiatif ataupun aktivitas-aktivitas apa saja yang dikerjakan oleh para kontraktor. Baik kontraktor dari luar negeri, kontraktor dalam negeri.

Selain itu, acara juga akan dimeriahkan penampilan komunitas lokal seperti kelompok tari dan paduan suara dari Kuala Kencana, Tembagapura, dan Timika.

Eman menyebut, acara dilaksanakan secara sederhana, mengingat PTFI belum sepenuhnya beroperasi pasca longsor material basah (wet muck) di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) PTFI tahun lalu. 

"Harapannya tidak terlalu meriah, tapi kita tidak mengurangi esensinya bahwa keselamatan adalah salah satu priorotas kita. Itu yang penting," pungakasnya. (Martha)