PTFI Buka Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship Batch Kedua
pemasangan atribut pada perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya program Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship. Foto: Faris/Papua60detik
pemasangan atribut pada perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya program Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship. Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - PT Freeport Indonesia (PTFI) terus berkomitmen dalam meningkatkan keterampilan pengusaha muda asli Papua. Salah satu wujud dari komitmen ini adalah melalui Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship (PBP YET), sebuah program khusus yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan wirausaha di kalangan generasi muda Papua.

Setelah sukses menyelenggarakan batch pertama di awal tahun 2024, PTFI kini kembali meluncurkan batch kedua PBP YET, yang secara resmi dibuka pada Jumat (1/11/2024) di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), Kuala Kencana. 

Acara peresmian ditandai dengan pemasangan atribut pada perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya program ini.

Program batch kedua diikuti 9 peserta yang telah lolos seleksi setelah satu peserta mengundurkan diri. 

Selama 3 sampai 4 bulan ke depan, para peserta akan mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari penguatan mental melalui kegiatan outbound, orientasi K3, pelatihan online Dream Builder, hingga praktik bisnis kuliner. Mereka juga akan mengikuti kunjungan bisnis di lingkungan PTFI, magang di UKM Mimika, serta pendampingan melalui kegiatan coaching dan mentoring untuk membangun rencana bisnis.

Section Head IPN Suzan Kambuaya, yang mewakili manajemen PTFI, mengungkapkan rasa syukur atas keberlanjutan program ini. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan batch kedua ini tak lepas dari kerja keras tim yang menghidupkan kembali program yang sempat terhenti.

"Kami bersyukur program yang positif ini dapat dilanjutkan kembali berkat upaya gigih dari tim. Harapan kami, para peserta yang lulus dari program ini dapat terus mengembangkan usaha mereka secara mandiri di tengah masyarakat," ujarnya.

Suzan berharap peserta tidak berhenti setelah program selesai, tetapi terus bersemangat membangun usaha mereka.

 "Kami juga berharap program ini dapat berkontribusi bagi peningkatan kualitas SDM di Papua, khususnya bagi anak-anak muda di Mimika," tambahnya.

Program PBP YET batch kedua ini diharapkan mampu memberikan bekal praktis kepada peserta melalui materi dream builder, yang nantinya dapat diterapkan langsung dalam bisnis mereka, sehingga membawa dampak positif bagi pertumbuhan usaha mereka. 

Setelah menyelesaikan program ini, para peserta juga berkesempatan untuk bergabung dalam Program Pembinaan dan Pengembangan UMKM (PPUMKM) CED PTFI, yang memberikan pendampingan intensif bagi pengusaha Papua.

PBP YET merupakan bagian dari investasi sosial PTFI melalui IPN, yang berkomitmen dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia asli Papua, terutama di bidang kewirausahaan. Pada tahun 2024, PBP YET difokuskan untuk mencetak wirausaha muda Papua yang mandiri dan berdaya saing. (Faris)