PTFI Serahkan Fasilitas Pengolahan Air Bersih Senilai Rp150 Miliar ke Pemkab Mimika
PTFI dan Pemkab Mimika serah terima fasilitas pengolahan air bersih, Kamis (12/10/2023). Foto: Faris/ Papua60detik
PTFI dan Pemkab Mimika serah terima fasilitas pengolahan air bersih, Kamis (12/10/2023). Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi serahkan fasilitas pengelolaan air bersih atau water treatment plant (WTP) kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, Kamis (12/10/2023).

Pembangunan fasilitas ini berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Mimika dan PTFI dalam partisipasi pembangunan sistem air bersih di wilayah Kabupaten Mimika. 

MoU ini ditandatangani pada Maret 2013 dengan nilai komitmen sebesar USD10 juta dolar AS atau Rp150 miliar rupiah.

Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma menyampaikan, PTFI bertanggung jawab atas pembangunan pengolahan air bersih, sementara Pemkab Timika menangani pembangunan infrastruktur pipa dan jaringan distribusi air ke rumah-rumah warga.

“Fasilitas ada di tengah hutan lindung Kuala Kencana, fasilitas ini ada di area 17.100 hektar yang ditetapkan sebagai hutan lindung oleh pemerintah, kita berharap fasilitas ini beroperasi tetapi juga hutan ini tetap utuh, kalau hutan ini dibabat kita tidak punya lagi sumber air," kata Claus Wamafma.

Langkah selanjutnya, PTFI dan Pemkab Mimika mempersiapkan periode transisi selama 12 bulan.

“Kami pastikan standarnya memenuhi syarat, pertama kita kontrol, bakterinya tidak ada. Kita juga melakukan pengecekan secara reguler untuk PHnya antar 7 dan 8 kita kontrol,” tambahnya.

Fasilitas yang dibangun oleh PTFI yaitu: dua unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas 2 x 100L per detik, dua unit Reservoir (tempat penampungan air) dengan kapasitas 2 x 1.250 m3, kemudian Water intake (penangkap air) di sungai Jayanti, sebagai sumber air utama.

PT FI juga mebangun 6 sumber air dari dalam tanah (sumur bor), sebagai sumber air cadangan, kemudan ada 4 unit mesin generator, kapasitas 4 x 250 kVA, 4 unit mesin pompa distribusi, kapasitas total 2x50 liter per detik dan 2x100 liter per detik.

Selanjutnya PTFI juga membangun pipa penghubung sumber air (water intake) ke IPA, HDPE diameter 500mm, panjang 1.700 meter, kemudan Pipa penghubung sumur bor ke IPA, pipa galvanis diameter 200mm sampai 350mm, panjang 978 meter;

Terakhir, PTFI membangun gedung pendukung seperti kantor, laboratorium, ruang genset, ruang panel, rumah pompa dan rumah trafo.

Setelah WTP selesai dibangun tahun 2017, PTFI melakukan perawatan serta uji coba mesin pompa di WTP selama periode 2017-2023 untuk memastikan operasional berjalan baik.

“WTP ini telah menjalani serangkaian uji coba, termasuk pengujian sampel air setelah diberikan kaporit untuk memastikan standar kebersihannya terpenuhi,” kata Claus.

Asisten III Setda Mimika, Hendritte Tandiyono menyampaikan terima kasih atas kontribusi positif yang diberikan PTFI. 

“Ini adalah kerja sama yang sangat baik, kami sangat berterima kasih kepada PTFI. Serah terima ini juga memiliki makna khusus karena dilakukan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Mimika,” katanya. (Faris)