Puslatprov Papua Sentralisasi Atlet Unggulan Mulai Juli
Papua60detik - Persiapan atlet PON Papua menjadi salah satu yang terdampak pandemi covid-19.
Pembatasan-pembatasan di masa pandemi covid-19 hingga diundurnya PON XX ke Oktober 2021 jelas berdampak pada persiapan atlet.
Meski begitu, para atlet PON Papua baik yang di dalam maupun di luar Papua masih menjalani pemusatan latihan.
"Pelaksanaan latihan tentunya berpengaruh. Kita sangat berhati-hati, kita sangat menjaga atlet kita supaya tidak terjangkit covid-19," kata Kepala Pusat Pelatihan Provinsi Papua, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Selasa (30/06/2020).
Guna efisiensi anggaran, Puslatprov akan melakukan apa yang disebut, sentralisasi dan desentralisasi. Mulai awal Juli ini, kata Trisnohadi, atlet-atlet unggulan atau atlet utama, yaitu mereka yang berpeluang meraih medali emas PON tetap melanjutkan pemusatan latihan.
"Atlet madya akan dikembalikan ke Pengprov untuk pembinaan secara mandiri," kata Kasdam XVII/Cenderawasih ini.
Atletik adalah satu cabor yang menjalani pemusatan latihan di Timika. Rencana semula, mereka akan menggunakan fasilitas venue atletik di Mimika Sport Complex (MSC) termasuk asrama atletnya. Venue itu memang menjadi tempat penyelenggaraan cabor atletik di PON 2021 mendatang.
Tapi karena pandemi covid-19 rencana itu tak sepenuhnya bisa berjalan karena asrama atlet MSC digunakan sebagai shelter bagi warga yang berstatus ODP, OTG dan PDP.
Pada kunjungan ke Timika, Trisnohadi sempat berbincang dengan atlet dan para pelatih atletik PON Papua. Rencananya di awal Juli ini, mereka akan ditarik kembali ke Jayapura. (Burhan)