Rayakan Paskah 2022, Jemaat Diminta Bersukacita Jalani Hidup
Pawai obor Paskah Jemaat GKI Pniel Timika, Minggu (17/4/2022).   Foto: Anti/Papua60detik
Pawai obor Paskah Jemaat GKI Pniel Timika, Minggu (17/4/2022). Foto: Anti/Papua60detik

Papua60detik- Perayaan Paskah 2022 yang mengusung teman nasional ‘Tak Terpisahkan Dari Kasih Allah’ di Kabupaten Mimika terlihat meriah.  Umat dari berbagai gereja melakukan pawai obor, Minggu (17/4/2022) dinihari

Pawai obor adalah sebuah tradisi untuk mengenang peristiwa kebangkitan Yesus Kristus. 

Ribuan warga kristen yang terdiri dari orang dewasa dan juga sekolah Minggu bersukacita, pasalnya sudah dua tahun pawai obor ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Dari pantauan Papua60detik di Jemaat GKI Pniel, pawai obor dimulai 03.30 WIT. Anggota jemaat start dari halaman gedung gereja lurus ke Kantor Imigrasi dan berputar di lampu merah Ahmad Yani lalu kembali gereja.

Sambil berjalan, mereka juga terus menyanyi sebagai bentuk sukacita.

Setelah pawai obor, dilanjutkan dengan ibadah fajar Paskah yang berlangsung di halaman gereja. Ibadah di pimpin Pdt Jolanda Olga Sopaheluwakan.

Dalam khotbahnya pendeta Olga mengajak semua umat Kristen untuk tak lagi takut dan khawatir menjalani hidup karena Yesus Kristus telah bangkit.

Kebangkitan Yesus Kristus jelas Olga mendatangkan sukacita. Bukan ketakutan atau kekhawatiran.

“Memang saat-saat ini selain pandemi kota juga diperhadapkan dengan masalah ekonomi. Harga sembako dan BBM naik. Tetapi kita harus percaya kalau Tuhan sudah berjanji kepada kita, maka Dia tidak akan membiarkan kita. Kita lebih berharga dari burung-burung di udara,” jelasnya. (Anti)