Revitalisasi Ukiran Kamoro, Distrik Miktim Data Perajin
Kepala Distrik Mimika Timur Bakri At-thoriq. Foto: Eka/ Papua60detik
Kepala Distrik Mimika Timur Bakri At-thoriq. Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik – Pemerintah Distrik Mimika Timur mulai mendata perajin ukiran Kamoro. Upaya ini merupakan satu langkah dalam upaya merevitalisasi karya dan aktivitas perajin Kamoro.

Kepala Distrik Mimika Timur Bakri At-thoriq  mengatakan, data yang sementara terkumpul, di Kampung Mware terdapat dua kelompok perajin, di Kelurahan Wania dua kelompok, dan di Kampung Pomako 4 kelompok. Masing-masing kelompok rata-rata beranggota 5 orang. 

“Mereka tidak aktif, karena mereka biasanya kerja sesuai permintaan atau sesuai pesanan. Ada pesanan baru mereka kerja dan kerja di rumah sendiri,” ucap Bakri," kata Bakri, Kamis, (13//2023).

Para perajin katanya, menginginkan sebuah wadah dan gedung tempat bernaung.

"Kami akan siapkan los untuk penjualan dari hasil karya mereka di Pasar Mapurujaya setelah pasar itu aktif kembali,” ujarnya.

Upaya itu juga sejalan dengan rencana merenovasi Taman Mapurupuwau yang berada di Kampung Mware. Di Taman itu bakal disediakan tempat bagi perajin patung, anyaman dan has Suku Kamoro. (Eka)