Reynold Ubra: Temuan Satu Kasus Polio di Mimika Belum KLB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Reynold Ubra. Foto: Dok/ Papua60detik
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Reynold Ubra. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Satu kasus lumpuh layu mendadak atau polio ditemukan pada anak usia 11 tahun di Kampung Jimbi Distrik Kuala Kencana Mimika. Kasusnya ditemukan pada 14 Januari 2024 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Reynold Ubra mengatakan kasus lumpuh layu itu disebabkan oleh Virus Polio tipe 1 atau VDPV 1 berdasarkan pemeriksaan laboratorium  pada 22 Januari 2024 lalu.

"Itu belum dikatakan sebagai kejadian luar biasa (KlB)," ujarnya, Jumat (16/02/2024).

Dinkes Mimika bersama Dinkes Papua Tengah dan Kemenkes telah melakukan penyelidikan epidemiologi untuk pengamatan  lingkungan pada 200 rumah tangga dan pengumpulan sampel faeces terutama anak kurang dari 5 tahun untuk memastikan kejadian yang terjadi berpotensi KLB atau tidak dan masih menunggu hasil laboratorium .

"Faktor penyebabnya adalah perilaku Buang Air Besar Sembarang (BABS) dengan kelompok Rentan adalah anak -anak terutama yang belum diimunisasi polio yang tinggal di wilayah dengan kondisi lingkungan yang kotor dan perilaku BABS tinggi," terangnya. 

Reynold menerangkan cakupan Imunisasi di Wilayah tersebut diatas 95 persen dan apabila hasil pemeriksaan ternyata ditemukan 1 kasus lagi maka akan dilakukan imunisasi massal polio d wilayah risiko dan daerah sekitarnya.

Reynold mengatakan, perlindungan agar tidak ada kasus Polio adalah dengan memberi pelayanan imunisasi polio dan kebersihan lingkungan. Terutama katanya, tidak buang air besar sembarangan.

"Kami berharap agar warga masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya dengan tidak buang air sembarangan terutama di sungai tempat mandi dan mencuci. Dan anak yang belum diimunisasi diberikan layanan imunisasi polio pada Posyandu atau Puskesmas terdekat," pungkasnya. (Martha)