Riuh Musim Kampanye, Sopir Pikap: Ini Rezeki Kami
Pikap berjajar rapi menunggu penyewa di Pangkalan Pasar Lama Timika. Foto: Martha/ Papua60detik
Pikap berjajar rapi menunggu penyewa di Pangkalan Pasar Lama Timika. Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Matahari terik siang itu. Pemilik pikap, Yanto, duduk lesu di kursi kemudi. Tidak ada yang datang menawar sewa membuat laki-laki berumur 30-an itu mengantuk.

"Beginilah, sehari-hari. Jarang ada yang sewa. Kadang juga satu harian pikap ini tidak jalan," katanya saat ditemui di Pangkalan Pikap Pasar Lama, Timika, Senin (05/01/24).

Setiap hari Yanto berangkat pukul 07.00 WIT dari rumahnya di Jalan Pendidikan. Hingga malam turun dia akan menunggu. Syukur-syukur ada kapal yang masuk, maka dengan segera dia berangkat ke Pelabuhan Pomako mengantar atau menjemput penumpang.

Tidak ada yang tahu kapan datangnya rezeki. Yanto punya keyakinan, nongkrong di pangkalan setiap hari pasti ada saja rezeki. Membosankan tentu. Tapi bagi Yanto, menunggu sudah jadi kewajiban penyedia jasa rental pikap

"Kadang ada-ada saja yang sewa tanpa kita duga. Ada yang pindahan-lah, ada buat acara untuk rombongan-lah. Ya, itu termasuk upah dari menunggu dengan sabar," tambahnya. 

Ia menetapkan harga rental pikapnya sekitar Rp500 ribuan sampai satu juta, tergantung jarak dan negoisasi dengan si penyewa.

Yanto punya aturan, pikapnya harus disopirinya sendiri. Tak bakalan ia relakan pikapnya disopiri penyewa. Sebagai satu-satunya sumber rezeki keluarga, pikapnya mesti selalu laik jalan.

Di tengah penantian pasti akan ada jawaban. Kampanye politik merupakan jawaban yang ditunggu-tunggunya. Bagaimana tidak, sudah empat kali pikapnya disewa partai politik buat transpor kampanye. Tak tanggung-tanggung, sekali sewa Yanto bisa dapat Rp1,5 juta. Kalau sudah empat kali berarti Rp6 juta. 

"Masa kampanye adalah rezeki untuk kami. Momen ini memberikan keuntungan bagi para penyedia jasa rental pikap." Tampak senyum lega di wajah Yanto. Butir-butir keringat membasahi wajahnya, tapi diabaikannya. 

Menurut kabar yang yang didapatnya, dua hari mendatang ada lagi Parpol yang akan kampanye. Yanto menumbuhkan harapan, ada perwakilan partai datang negosiasi harga sewa pikapnya. (Martha)