Rumah Transit Yau Ma'o Diproyeksi Jadi Solusi Masalah Pendidikan Anak Kamoro
Penggagas Rumah Transit Pendidikan Yau Ma'o, Leonardus Tumuka. Foto: Martha/ Papua60detik
Penggagas Rumah Transit Pendidikan Yau Ma'o, Leonardus Tumuka. Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Upacara pemberkatan dan peletakan batu pertama  pembangunan Rumah Transit Pendidikan Yau Ma'o berlangsung di kawasan Gorong-Gorong, Timika, Senin (4/3/2024).

Penggagasnya, Leonardus Tumuka, mengatakan rumah transit ini mengutamakan anak-anak Suku Kamoro.

"Kita menampung anak-anak (6-12 tahun) yang tidak dijaga orang tuanya karena sibuk bekerja. Selain belajar, anak-anak juga akan diberi makan siang," kata Leo Tumuka.


Dalam proyeksinya, Rumah Transit Pendidikan Yau Ma'o di Gorong-Gorong hanya langkah pertama. Pembangunan rumah transit ini akan berkelanjutan ke kampung-kampung lain.

Dari Mimika Barat Jauh sampai di Timur Jauh, situasi anak-anak Kamoro secara umum menurutnya, sama saja kondisinya. 

"Jadi, mereka itu bersemangat sekolah, tapi pola hidupnya itu masih belum sama  dengan kita orang yang sudah merantau. Misalnya, seperti kebiasaan Kamoro, jika Bapak pergi mencari ikan atau sagu, Mama pasti melekat ikut. Kalau Bapak Mama sudah jalan, siapa yang mengurus anak? Lebih baik dititip di sini, kan, begitu," jelasnya. 

Di Rumah Transit Pendidikan Yau Ma'o, anak-anak akan mendapat makanan bergizi, belajar dan mendapat tambahan materi pelajaran dari guru yang telah disiapkan.

"Nanti orang tua juga akan terlibat dalam proses ukir mengukir, kemudian melatih bahasa daerah. Penggunaan bahasa daerah itu harus diintensifkan," terang Leo Tumuka.

Soal pendanaan, sementara ini Rumah Transit Pendidikan Yau Ma'o mendapat dukungan dari PT URICA yang bergerak di sektor pertambangan. Sedangkan yang melakukan desain bangunan adalah PT Airu Cipta Konstruksi dengan bangunan kayu berkonsep modern. 

Ia berharap dukungan dari pihak lain seperti Pemkab Mimika dan YPMAK. Khusus kepada YPMAK, ia berharap proposal yang telah diserahkannya segera diespon.

"PT Freeport juga kita harapkan bantuannya secara finansial untuk menjalankan dasar pikiran yang baik ini. Dan anak-anak yang kita bentuk di sini nantinya memiliki masa depan yang baik," pungkasnya. (Martha)