Samsul Bahri Sukses Bertani dengan Pupuk Organik Buatan Sendiri
Samsul Bahri dan istrinya saat mengikuti pameran teknologi tepat guna, Foto; Martha/ Papua60detik
Samsul Bahri dan istrinya saat mengikuti pameran teknologi tepat guna, Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Samsul Bahri adalah petani dari SP 7, Distrik Iwaka yang sukses merawat tanamannya dengan pupuk organik buatan sendiri. 

Menurut Samsul, pupuk organik adalah solusi terbaik sekaligus sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Apalagi, harga pupuk kimia saat ini mahal, sementara subsidi pemerintah terbatas. 

Dibantu istrinya Sulastri, Samsul memanfaatkan sisa-sisa sayuran dan buah-buahan untuk diolah menjadi pupuk kompos. Sisa-sisa sayuran dan buah-buahan itu ditumpuk dalam satu drum yang bagian bawahnya dilubangi supaya airnya keluar. Kemudian dicampur dengan air beras dan cairan EM4 pertanian. Cairan ini berguna untuk menghilangkan bau, lalu ditambahkan molase. 

"Molase adalah limbah pembuatan gula di pabrik. Kalau tidak ada, bisa diganti dengan gula merah atau gula pasir biasa. Artinya untuk petani tidak ada cerita terhambat dengan bahan," ujarnya saat diwawancarai.

Bahan yang terkumpul di dalam satu drum ini didiamkan selama dua pekan. Penggunaanya, 100 ml cairan organik dicampur dengan 10 liter air. 

"Ke semua tanaman bisa, tapi biasanya saya gunakan untuk tanaman sayuran dan cabai. Disiram atau disemprot juga bisa," tambahnya. 

Samsul mengaku membuat pupuk organik ini sudah lama. Namun, ia semakin rutin membuatnya sejak wabah virus corona beberapa tahun lalu. 

Menurutnya, pupuk organik buatan sendiri ini bisa menjadi produk UMKM, tapi di Mimika pemasarannya masih belum ada. Masyarakrat pada umumnya lebih memilih menggunakan pupuk kimia. 

"Saya belum pernah jual, kalau misalnya disuruh berbagi ilmu, saya mau. Tapi kan kita lihat dulu, ada yang mau tidak? Karena sekarang ini masyarakat masih terpaku pada pupuk kimia. Lebih praktis, tinggal beli dan bayar. Sedangkan pupuk organik ini kan, ada prosesnya," pungkasnya. (Martha)