Satgas Damai Cartenz Anggap Ancaman Pembunuhan Kapten Philip Hanya Cari Sensasi
Papua60detik - Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombespol Faizal Ramadhani memastikan kondisi pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak Februari lalu dalam kondisi sehat.
Ancaman pembunuhan yang beredar pun menurutnya hanyalah ancaman dari kelompok KKB lain yang bukan bagian dari kelompok KKB Egianus Kogoya dan hanya mencari sensasi.
"Saya menyampaikan bahwa, kelompok KKB yang ada di Papua ini, terdiri dari berbagai macam kelompok dan bukan satu kelompok saja. Yang menyampaikan ultimatum terhadap ancaman pembunuhan Pilot Susi Air bukan dari kelompok Egianus Kogoya melainkan dari kelompok Jefry Pagawak dan yang mengupload ultimatum ancaman pembunuhan Pilot Susi Air tersebut itu, justru dari kelompok yang lain lagi dengan menggunakan akun atas nama NT. Dan NT merupakan kelompok dari Intan Jaya.” ungkapnya kepada awak media di Jayapura, Minggu (2/7/2023).
Menurut Faizal, beberapa kelompok KKB dimungkinkan mencari momentum dari kasus penyanderaan Pilot Susi Air ini. Mereka menyampaikan berita-berita yang sesungguhnya sudah tidak dapat di percaya.
"Yang bersangkutan dalam hal ini Jefry Pagawak yang meberikan ultimatum ancaman pembunuhan Pilot Susi Air tersebut bertempat tinggal di Negara Papua New Guinea (PNG) dan telah menjadi DPO Polri dalam hal ini Satgas Ops Damai Cartez. Apabila yang bersangkutan ada dalam pantauan Polri, akan dilakukan tindakan penegakan hukum sementara akun yang mengupload ultimatum tersebut setahun yang lalu pernah ditangkap dan baru bebas beberapa bulan yang lalu," ujarnya.
Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan Ops Damai Cartenz, dipastikan kondisi Pilot Susi Air hingga 2 juli, dalam keadaan sehat.
"Sampai sekarang proses negosiasi yang diinisiasi oleh bapak Kapolda Papua dan Bapak Pangdam bersama dengan stakeholder baik pihak Gereja maupun pemerintah daerah, memang sudah berjalan namun masih dalam konteks yang masih berkembang," ujarnya. (Amma)