Satukan Harga, Disnakeswan dan Disperindag Bertemu Pedagang Babi
Disnakeswan dan Disperindag lakukan pertemuan dengan peternak dan pedagang babi. Foto; Martha/ Papua60detik
Disnakeswan dan Disperindag lakukan pertemuan dengan peternak dan pedagang babi. Foto; Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag  (Disperindag) Kabupaten Mimika bertemu para peternak dan pedagang babi, Selasa (10/12/2024). 

Pertemuan ini adalah ketiga kalinya yang bertujuan untuk menyatukan harga daging babi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Disnakeswan Mimika, drh Mimika, drh Sabelina Fitriyani menyampaikan hasil pertemuan tersebut adalah kedua belah pihak sepakat  bahwa dagjng babi akan dijual dengan harga Rp200 ribu/Kg. 

Harga ini diharapkan bisa bertahan hingga Nataru, sebab salah satu penyebab inflasi di Mimika karena harga babi yang tinggi. Apalagi di momen Nataru permintaan daging babi cukup tinggi. 

"Semoga pada tahun 2025 mendatang, populasi babi bisa naik, sehingga harga bisa kembali berangsur normal guna mencukupi kebutuhan masyarakat," ujarnya. 

Kata Sabelina, harga daging babi bakal berangsur normal dengan meningkatnya populasi babi. Sekarang induk babi yang tersedia kurang lebih sebanyak 400 ekor. Namun, dengan catatan para peternak dapat menjaga dan mewaspadai ternaknya agar tidak terjangkit kembali. (Martha)