Sekretaris Dinkes Lanjutkan Gembok Pintu Kantor, Minta Pj Sekda Mediasi
Aksi gembok pintu Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika Marselino Mameyau, Selasa (20/6/2023). Foto: Eka/ Papua60detik
Aksi gembok pintu Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika Marselino Mameyau, Selasa (20/6/2023). Foto: Eka/ Papua60detik

Papua60detik - Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika Marselino Mameyau melanjutkan aksi gembok pintu kantor, Selasa (20/6/2023).

Marselino Mameyau melakukan aksi gembok pintu sejak Senin (19/6/2023) kemarin sebagai aksi protes. Ia merasa didiskriminasi di lingkungan kerjanya.

Akibat aksi gembok pintu itu, pelayanan di Kantor Dinas Kesehatan otomatis tutup sementara. 

Marselino Mameyau mengatakan, bakal menggembok pintu kantor sampai ada mediasi oleh Pj Sekda. 

"Ini harga diri, jadi kalian (pegawai) pulang, bekerja dari rumah masing-masing, kalian kalau datang ke sini akan saya ganggu terus," katanya. 

Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris Dinas Kesehatan itu masih menunggu kedatangan Pj Sekda untuk mediasi.

Aksinya mendapat dukungan dari sekelompok warga yang menamakan diri Forum Anak Negeri Penuntut Hak.

Koordinatornya, Rafael Taorekeyau mengatakan, Marselino Mameyau merupakan representasi dari masyarakat Amungme dan Kamoro yang mendapat jabatan di OPD. 

"Beliau ini adalah representasi dari masyarakat Amungme Kamoro, dan kami bisa dihitung berapa yang dapat jabatan di Pemerintahan. Sehingga kami bersyukur beliau terpilih jadi sekretaris, tapi dengan kejadian ini saya menganggap bahwa ini suatu diskriminasi," ujar Rafael. 

Menurutnya, persoalan ini bukan semata-mata Dinkes Mimika, tetapi juga terjadi di OPD lain.

Ia meminta persoalan ini segera selesai lewat mediasi antara pihak-pihak yang bersangkutan. (Eka)