Seorang Warga Sipil Tewas Ditikam di Ilaga
Jenazah Rusman, korban penikaman di Ilaga, Kabupaten Puncak tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika. Foto: Istimewa
Jenazah Rusman, korban penikaman di Ilaga, Kabupaten Puncak tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika. Foto: Istimewa

Papua60detik - Tindakan kekerasan kembali terjadi Papua. Seorang warga sipil dilaporkan meninggal dunia setelah dianiaya oleh orang tak dikenal (OTK) di Ilaga, Kabupaten Puncak pada Selasa (9/2/2021) malam sekitar pukul 18.30

Korban bernama Rusman ditikam di bagian punggung kiri dan bahu kiri bagian belakang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menduga, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah tersebut sebagai pelakunya.

Aparat kemanaan langsung merespon ke lokasi kejadian namun ada upaya perlawanan dari kelompok bersenjata dengan mengeluarkan tembakan ke arah aparat keamanan.

"Diduga kelompok kriminal bersenjata pimpinan Talenggen, karena saat anggota respon ke TKP ada upaya pembalasan dengan mengeluarkan tembakan dari KKB," ujarnya saat ditemui di bilangan Jalan Cenderawasih, Selasa malam.

Ia menjelaskan korban yang berprofesi tukang ojek itu, sebelumnya mengantar penumpang. Setelah kembali, enam orang menghadang korban lalu menikamnya.

"Korban saat itu sempat berusaha melarikan diri meminta pertolongan namuan jarak yang jauh dan medan yang berbukit sehingga korban tidak tahan dan terkapar diduga akibat kehabisan darah akhirnya meninggal," kata Kamal.

Jenazah telah dievakuasi ke Timika pada Rabu (10/2/2021) pagi sekitar pukul 08.30 WIT dan selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Makassar.

Sehari sebelumnya yakni Senin (8/2/2021) infastruktur telekomunikasi yakni microwave Palapa Ring tower B4 juga dibakar hingga menyebabkan jaringan internet di Ilaga, terputus.

Sampai berita ini dirilis, kontak tembak antara aparat gabungan dengan KKB masih berlangsung. (Salmawati Bakri)