Sepekan Peringatan Otsus ke-24, Papua Tengah Gelar Beragam Lomba & Pameran Pembangunan
Ketua Panitia Hari Otsus Papua 2025, Ukkas. Foto : Elia Douw/Papua60detik
Ketua Panitia Hari Otsus Papua 2025, Ukkas. Foto : Elia Douw/Papua60detik

Papua60detik - Peringati Hari Otonomi Khusus (Otsus) Papua ke 24 di tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui panitia pelaksana menyiapkan sejumlah kegiatan menarik yang melibatkan masyarakat asli Papua, pelajar, hingga pelaku UMKM di wilayah Papua Tengah.

‎Ketua Panitia Hari Otsus Papua 2025, Ukkas, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai awal November hingga puncaknya pada 21 November 2025.

“Tahun ini kita kemas dalam bentuk sepekan Hari Ulang Tahun Otonomi Khusus Papua. Ada berbagai lomba dan event yang sudah diluncurkan,” kata Ukkas kepada awak media di Nabire, Senin (3/10/2025).

‎Beberapa lomba yang akan digelar antara lain, lomba memasak Papeda yang pesertanya khusus orang asli Papua termasuk peranakan yang memiliki KTP dan berdomisili di Papua Tengah. Selain itu, ada juga lomba desain batik Papua Tengah serta lomba seni akustik khas Papua.

“Lomba seni ini bukan Yospan, tapi akustik yang berciri khas Papua. Semua kegiatan ini kita ramu agar semarak dan bernilai budaya,” ujar Ukkas.

Selain lomba, panitia juga menyiapkan event pameran hasil-hasil pembangunan yang didanai dari dana Otsus. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menampilkan capaian dan produk unggulan masing-masing, seperti pertanian, perikanan, pendidikan, dan kesehatan.

“Melalui pameran ini, masyarakat bisa melihat hasil nyata dari dana Otsus. Misalnya dari Dinas Pendidikan menampilkan data sekolah gratis dan program sekolah sepanjang hari,” terangnya.

Rangkaian kegiatan juga akan melibatkan pelaku UMKM lokal, termasuk pembuatan kerajinan tangan khas Papua. Salah satu kegiatan yang ditunggu adalah sayembara noken terbaik, menggantikan lomba rajut noken yang sebelumnya direncanakan.

Selain di wilayah perkotaan, panitia juga akan turun langsung ke masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman untuk memperluas dampak perayaan peringatan 24 tahun Otsus Papua, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan di pulau bagian timur yang akan dijadikan kampung percontohan.

“Kampung percontohan ini akan jadi model pembinaan terpadu. Semua OPD turun langsung mulai dari kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga koperasi untuk membangun kampung tersebut sebagai contoh nyata pelaksanaan otsus,” terangnya.

Dalam kegiatan lapangan tersebut, akan dilakukan berbagai pelayanan, seperti pemeriksaan dan pengobatan gratis, pembagian buku, tas dan seragam sekolah dari Dinas Pendidikan, serta pembagian bibit dan hasil pertanian oleh Dinas Pertanian dan Perikanan.

‎Ukkas menambahkan, kegiatan ini juga menjadi persiapan Papua Tengah sebagai tuan rumah rapat koordinasi asimetris khusus Otsus yang diikuti oleh enam provinsi di Tanah Papua serta tiga daerah lain yang memiliki status khusus, yaitu DIY Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Aceh.

“Kita ingin tunjukkan bahwa Papua Tengah memiliki kampung pembinaan yang berjalan sesuai amanah Otsus dan program strategis nasional, di mana pemerintahan, kesehatan, pendidikan, UMKM, dan ekonomi masyarakat tumbuh bersama,” tutup Ukkas. (Elia Douw)