Setahun, Warga Mimika Habiskan 2 Juta Tablet Obat Malaria
Obat Malaria. Foto: Dok/ Papua60detik
Obat Malaria. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Dalam setahun, Kabupaten Mimika habiskan obat biru atau obat biru malaria atau DHP sebanyak 2 juta tablet.

Namun, pasokan yang tersedia seringkali kurang dari 2 juta tablet. Stok obat yang diterima Kabupaten Mimika rata-rata hanya 1,2 sampai 1,5 tablet per tahun. 

Tapi menurut Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra, ketersediaan obat bukanlah menjadi masalah utama kasus malaria melainkan kepatuhan individu menghabiskan obat.

"Kebutuhan kita itu 2 juta, tapi yang masuk itu 1,2 sampai 1,5 tablet. Tetapi intinya kan obat itu bukan makanan kita. Intinya adalah minum obat dengan patuh, minum obat sampai tuntas, setelah obat selesai, periksa darah," terang Reynold saat diwawancarai, Senin (07/07/2025). 

Selain minum obat, pengendalian penyakit malaria juga membutuhkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Memberantas sarang nyamuk dengan melakukan pengendalian vektor.

"Sangat sering kami sampaikan bagaimana lingkungan tempat perindukan nyamuk, kita kendalikan vektor. Tanpa kita mengendalikan lingkungan, akhirnya DBD juga menjadi masalah, diare juga menjadi masalah," tambahnya. 

Upaya menurunkan kasus malaria, Dinas Kesehatan juga membuka pos-pos pelayanan di berbagai lokasi dan melakukan pemeriksaan darah secara gratis. (Martha)